SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Kontingen Kota Balikpapan menegaskan kesiapan penuh menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang akan berlangsung di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada 20–27 November 2025.
Sebanyak 322 atlet dan pelatih dipastikan mengikuti kejuaraan tersebut, membawa harapan besar untuk mengukir prestasi terbaik bagi kota. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, Ratih Kusuma, menyampaikan bahwa seluruh peserta telah menerima perlengkapan bertanding serta uang saku sebagai bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Kota Balikpapan.
Pembagian dilakukan bertahap hingga menjelang sore agar seluruh kontingen benar-benar siap sebelum hari keberangkatan. “Perlengkapan untuk semua cabang olahraga sudah kami serahkan lengkap, mulai dari tas, sepatu, jaket, kaos, topi, sampai kebutuhan latihan. Uang saku pun telah disalurkan sesuai kemampuan anggaran daerah, yaitu Rp430 ribu per hari selama tiga hari bagi atlet dan pelatih yang bertanding di PPU,” ujar Ratih saat pelepasan kontingen di Aula Disporapar Balikpapan, Kamis (13/11/2025).
Tahun ini, Balikpapan menurunkan 16 cabang olahraga, di antaranya atletik, bola voli indoor, bulu tangkis, basket, panahan, pencak silat, renang, sepak bola, taekwondo, tinju, senam, karate, menembak, judo, pickleball, dan woodball. Sebanyak 12 cabang dijadwalkan bertanding di PPU, sedangkan empat cabang lainnya disebar di beberapa daerah: judo dan karate di Balikpapan, senam di Samarinda, dan renang di Kutai Kartanegara.
Ratih menambahkan bahwa proses keberangkatan dimulai pada 15 November, dengan seluruh atlet dijadwalkan berkumpul di Balikpapan Tennis Stadium untuk mengikuti pelepasan resmi oleh Wali Kota sebelum melanjutkan perjalanan menuju venue pertandingan. Untuk kenyamanan kontingen, Disporapar telah menyiapkan kebutuhan akomodasi, konsumsi, serta transportasi selama kegiatan.
Para atlet akan memperoleh tiga kali makan, dua kali snack, serta suplai air mineral setiap hari. Masing-masing cabang juga didampingi pelatih, pendamping dari Disporapar, dan pengemudi khusus. Ratih turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama kompetisi. Tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Balikpapan akan siaga untuk memastikan penanganan cepat jika ada peserta yang mengalami keluhan.
Lebih jauh, Ratih menyampaikan bahwa Balikpapan menargetkan gelar juara umum pada POPDA tahun ini. “Pada POPDA 2022 kita berada di posisi kedua. Tahun ini kami ingin naik dan menjadi juara umum. Dengan kesiapan atlet, pelatih, dan dukungan fasilitas, kami optimistis bisa meraih hasil terbaik,” tegasnya.
Dengan dukungan penuh pemerintah kota dan semangat juang para atlet muda, Balikpapan berharap dapat membawa pulang medali emas dan mengharumkan nama daerah.
(ADV/Disporapar Balikpapan)