SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Rangkaian kegiatan Wiramuda Expo, Jambore Vespa, dan Ekraf Balikpapan Selatan resmi berakhir pada Minggu (2/11/2025) di BSCC Dome Balikpapan. Acara penutupan secara resmi dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, yang sekaligus menandai berakhirnya perjalanan kegiatan serupa di enam kecamatan se-Kota Balikpapan.
Dalam sambutannya, Ratih menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Disporapar dengan Kecamatan Balikpapan Selatan. Ia menjelaskan, kegiatan serupa sebelumnya telah digelar di lima kecamatan lainnya, mulai dari Balikpapan Utara, Tengah, Kota, Timur, hingga Barat, sebelum akhirnya ditutup di wilayah Balikpapan Selatan.
“Program ini menjadi wujud kolaborasi pemerintah daerah dengan para pemuda di seluruh kecamatan. Kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang, berkreasi, dan berwirausaha,” ujar Ratih.
Ia menegaskan, kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran dan pemberdayaan pemuda agar lebih produktif dan mandiri. Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul semangat baru bagi generasi muda untuk menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan potensi wirausaha lokal. “Harapan kami, para pemuda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu membuka usaha dan lapangan kerja baru,” lanjutnya.
Ratih juga menyoroti pentingnya sektor ekonomi kreatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, Ekraf Balikpapan Selatan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota yang terus berinovasi dan kreatif. “Kegiatan ekonomi kreatif seperti ini sangat penting untuk memajukan potensi lokal dan menjadi bagian dari identitas Kota Balikpapan sebagai Kota Kreatif,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh kecamatan kini berperan aktif dalam menggerakkan roda ekonomi kreatif, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kreativitas masyarakat menjadi kekuatan utama pembangunan daerah. “Setiap kecamatan sudah memiliki kegiatan serupa, dan itu menjadi bukti semangat kreatif di seluruh wilayah kota,” katanya.
Menutup sambutannya, Ratih berharap kegiatan ini dapat terus dilanjutkan setiap tahun sebagai wadah bagi pelaku UMKM, komunitas, dan pemuda Balikpapan untuk memperluas jejaring serta memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama para pelaku UMKM serta generasi muda yang kreatif,” tuturnya.
Dengan penuh rasa syukur, Ratih kemudian menutup acara tersebut secara resmi. “Dengan mengucap Alhamdulillahirabbilalamin, kegiatan Wiramuda Expo, Jambore Vespa, dan Ekraf Balikpapan Selatan saya nyatakan ditutup,” ucapnya.
Penutupan kegiatan ini menjadi penanda eratnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem kreatif serta menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan pemuda Balikpapan.
(ADV/Disporapar)