
SWARAREPUBLIKA.comp, TENGGARONG — Masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) kini dapat memperoleh vaksinasi hewan secara gratis tanpa harus menunggu pelaksanaan kegiatan atau layanan khusus.
Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar membuka layanan vaksinasi setiap hari melalui Klinik Hewan Distanak yang berada di halaman Kantor Distanak Kukar.
Kepala Distanak Kukar, Rifani, mengatakan layanan tersebut disediakan untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan hewan sekaligus mencegah penyebaran penyakit yang berpotensi mengganggu kesehatan maupun produktivitas ternak. “Untuk klinik hewan kita buka setiap hari untuk memberikan vaksinasi dan itu dilakukan secara gratis,” ujar Rifani.
Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan tersebut cukup membawa hewan peliharaan maupun ternaknya ke Klinik Hewan Distanak Kukar. Tidak terdapat persyaratan khusus untuk mendapatkan vaksinasi. “Tidak ada persyaratan, cukup bawa saja,” terangnya.
Rifani menyebut persediaan vaksin saat ini masih mencukupi sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya sesuai kebutuhan. Layanan vaksinasi gratis juga sebelumnya diberikan Distanak Kukar dalam kegiatan Expo yang berlangsung pada 20–27 September 2026.
“Kita juga sempat melaksanakan vaksinasi secara gratis saat pelaksanaan Expo, seperti hewan peliharaan,” jelasnya.
Selain hewan peliharaan, vaksinasi juga rutin diberikan kepada hewan ternak milik masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pencegahan penyakit yang dapat berdampak terhadap kesehatan serta produktivitas peternakan. Distanak Kukar saat ini juga mulai menghitung kebutuhan vaksin untuk tahun mendatang.
Perencanaan tersebut mencakup vaksin rabies, penyakit mulut dan kuku (PMK), serta sejumlah jenis vaksin lainnya. “Untuk hewan ternak kita juga rutin lakukan vaksinasi. Kita masih menghitung kebutuhan vaksin rabies, PMK dan jenis lainnya. Saat ini kita sedang menghitung sisa vaksin untuk kebutuhan vaksin pada tahun depan,” kata Rifani.
Dengan layanan yang tersedia setiap hari, Distanak Kukar mengimbau masyarakat untuk tidak menunda vaksinasi hewan. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga kondisi kesehatan hewan sekaligus membantu menekan risiko penyebaran penyakit di lingkungan masyarakat
(ADV/Diskominfo Kukar)