Disdikbud Balikpapan Matangkan SPMB 2026, Sistem Domisili Gantikan Zonasi

Kepala dinas pendidikan kota Balikpapan Irfan Taufik

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - BALIKPAPAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan mulai mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026. Hingga saat ini, proses penyusunan petunjuk teknis atau juknis penerimaan siswa baru disebut hampir rampung dan tinggal memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat.

Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan secara umum mekanisme penerimaan peserta didik tahun ini tidak mengalami banyak perubahan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Pemerintah hanya melakukan sejumlah penyesuaian administratif agar sistem yang diterapkan lebih relevan dengan kondisi wilayah di Balikpapan, Selasa (5/5/2026)

Menurutnya, salah satu perubahan yang cukup menonjol berada pada penggunaan istilah zonasi yang kini berganti menjadi domisili.

Penyesuaian tersebut dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan wilayah, termasuk adanya pemekaran RT di beberapa kawasan yang berdampak pada pendataan tempat tinggal calon peserta didik.

“Secara substansi sebenarnya sudah selesai. Saat ini tinggal tahap sosialisasi kepada masyarakat yang rencananya dilakukan pada awal Mei,” ujar Irfan.

Ia menjelaskan, perubahan istilah tersebut tidak akan memengaruhi pola penerimaan siswa secara keseluruhan. Jalur penerimaan tetap menggunakan skema yang sama seperti tahun sebelumnya, sehingga orang tua murid maupun calon siswa tidak perlu khawatir mengalami kesulitan saat proses pendaftaran berlangsung.

Disdikbud memastikan jalur penerimaan, persyaratan administrasi, hingga tahapan seleksi masih mengacu pada pola yang telah diterapkan sebelumnya. Dengan demikian, masyarakat dinilai sudah cukup familiar dengan mekanisme yang akan digunakan dalam SPMB 2026. Selain menyusun juknis, Disdikbud Balikpapan juga telah menyiapkan jadwal pelaksanaan secara rinci.

Mulai dari tahapan sosialisasi, pendaftaran, verifikasi data, hingga pengumuman hasil seleksi sudah disusun dalam time schedule agar seluruh proses berjalan tertib dan sesuai target. Irfan menegaskan, sejauh ini tidak ada kendala berarti yang dihadapi pihaknya selama persiapan berlangsung.

Koordinasi internal terus dilakukan untuk memastikan seluruh satuan pendidikan siap melaksanakan penerimaan siswa baru secara maksimal.

“Alhamdulillah sampai sekarang semua berjalan lancar. Persiapan sudah kami susun dengan matang, termasuk jadwal pelaksanaannya,” katanya.

Disdikbud Balikpapan juga berkomitmen menjaga proses penerimaan siswa baru tetap transparan dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik. Sosialisasi nantinya akan dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat memahami seluruh aturan dan tahapan yang berlaku.

Melalui pelaksanaan SPMB 2026 ini, pemerintah berharap proses penerimaan siswa baru dapat berlangsung tertib, lancar, serta mampu memberikan pelayanan pendidikan yang merata bagi masyarakat Kota Balikpapan.

(ADV/J/Diskominfo Balikpapan)