Akhiri Safari Ramadan, Pemkot Balikpapan Ingatkan Warga Soal Sampah dan Belanja Bijak Jelang Lebaran

Pj Sekda Kota Balikpapan Agus Budi Leliono

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang diselenggarakan Pemerintah Kota Balikpapan resmi ditutup dalam suasana khidmat di Masjid Nurul Ihsan, RT 49, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Kecamatan Balikpapan Tengah, pada Minggu (15/3/2026).

Kegiatan penutup ini menjadi ajang refleksi sekaligus pengingat bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Mewakili Wali Kota Balikpapan, Penjabat Sekretaris Daerah Agus Budi Leliono hadir dan menyampaikan sejumlah pesan penting kepada masyarakat. Dalam sambutannya, ia menyoroti meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran yang biasanya berdampak langsung pada lonjakan volume sampah rumah tangga.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas kebersihan semata, melainkan membutuhkan kesadaran kolektif seluruh masyarakat.

“Peran aktif warga sangat diperlukan dalam menjaga kebersihan kota. Ini adalah tanggung jawab bersama sebagai bagian dari masyarakat Balikpapan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini produksi sampah di Kota Balikpapan telah mencapai sekitar 550 ton per hari. Angka tersebut diprediksi akan meningkat signifikan hingga menyentuh kisaran 800 ton per hari menjelang perayaan Idulfitri, seiring meningkatnya konsumsi masyarakat.

Selain isu kebersihan, pemerintah turut mengingatkan pentingnya menjaga situasi kota tetap aman dan kondusif. Warga diimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan, baik untuk bahan bakar minyak maupun kebutuhan pokok.

Pemerintah memastikan bahwa ketersediaan BBM dan bahan pangan di Balikpapan dalam kondisi aman dan mencukupi. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aksi penimbunan yang justru dapat memicu ketidakstabilan harga di pasaran.

Di penghujung acara, masyarakat juga diajak untuk memanfaatkan sisa waktu Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan menunaikan zakat fitrah. Tahun ini, besaran zakat fitrah ditetapkan setara dengan 3 kilogram beras atau dalam bentuk uang berkisar antara Rp42 ribu hingga Rp45 ribu.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemkot Balikpapan turut menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Nurul Ihsan berupa dua unit pendingin ruangan (AC) serta sejumlah perlengkapan ibadah. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jemaah dalam menjalankan ibadah, khususnya selama bulan Ramadan dan seterusnya.

(ADV/J/Diskominfo kota Balikpapan)