SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Momentum Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga menjaga keseimbangan kondisi fisik. Menyambut bulan suci tahun ini, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mengingatkan masyarakat agar tetap memprioritaskan kesehatan selama menjalankan puasa.
Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, menuturkan bahwa pihaknya telah menyiapkan layanan kesehatan agar tetap berjalan optimal sepanjang Ramadan. Meski demikian, ia menekankan bahwa kesadaran individu menjadi faktor utama dalam menjaga kebugaran tubuh selama berpuasa.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami kondisi kesehatannya masing-masing, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis. Ia mengingatkan agar pasien dengan hipertensi, diabetes, maupun gangguan jantung tidak menghentikan konsumsi obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis.
“Kami ingin warga Balikpapan dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan tetap dalam kondisi sehat. Bagi yang memiliki penyakit tertentu, pengobatan jangan sampai terhenti hanya karena berpuasa. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Alwiati menjelaskan, penyesuaian jadwal minum obat dapat dilakukan di luar jam puasa, seperti saat berbuka maupun sahur, sesuai arahan dokter. Yang terpenting, lanjutnya, kepatuhan terhadap aturan minum obat tetap dijaga agar kondisi tubuh tetap stabil selama Ramadan. Selain kepatuhan pengobatan, ia juga menyoroti pentingnya pola makan yang teratur dan bergizi seimbang.
Menu sahur dan berbuka dianjurkan mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta cukup cairan. Konsumsi makanan berminyak dan minuman tinggi gula sebaiknya dibatasi guna mencegah lonjakan gula darah.
“Jangan berlebihan saat berbuka. Makan secara bertahap dan tetap kontrol asupan gula agar tubuh tidak kaget setelah seharian berpuasa,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan gejala sakit yang muncul selama Ramadan. Jika mengalami batuk, pilek, demam, atau keluhan lain yang mengganggu, warga diminta segera mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan cepat.
Melalui langkah antisipatif dan kedisiplinan masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat, DKK Balikpapan berharap ibadah puasa tahun ini dapat dijalankan dengan lancar, aman, dan penuh keberkahan tanpa mengabaikan aspek kesehatan.
(ADV/J/Diskominfo kota Balikpapan)