Wujud Kepedulian Pendidikan Pemkot Balikpapan Bagikan Seragam Untuk Siswa Baru

Kepala dinas pendidikan kota Balikpapan Irfan Taufik

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan kesiapan program seragam gratis untuk peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026. Program tahunan ini kembali digulirkan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pendidikan yang merata dan meringankan beban ekonomi keluarga peserta didik.

Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, menyampaikan bahwa seragam sekolah saat ini tengah dalam tahap produksi dan direncanakan akan didistribusikan kepada seluruh siswa penerima pada bulan Juni 2025.

“Kami menargetkan proses produksi rampung pada akhir Mei. Dengan begitu, pendistribusian bisa segera dimulai awal Juni agar siswa menerima seragam sebelum tahun ajaran baru dimulai,” ujarnya pada Rabu (7/5/2025).

Tahun ini, jumlah penerima manfaat diprediksi mengalami peningkatan sekitar dua persen dibandingkan tahun sebelumnya. Irfan menyebutkan bahwa kenaikan tersebut terjadi seiring bertambahnya jumlah peserta didik serta pembukaan beberapa sekolah baru di sejumlah wilayah Balikpapan.

Total penerima mencakup sekitar 13 ribu siswa tingkat SD, 14 ribu siswa SMP, dan 10 ribu anak PAUD. Para siswa SD dan SMP akan menerima tiga jenis seragam, yakni seragam nasional, seragam batik, dan seragam pramuka. Untuk siswa SD, seragam nasional berwarna merah putih, sedangkan bagi siswa SMP berwarna biru putih.

Sementara itu, siswa PAUD akan menerima seragam batik sebagai bagian dari paket bantuan. “Penambahan sekolah baru dan peningkatan jumlah penduduk tentu berdampak pada jumlah penerima. Oleh karena itu, kami bekerja keras agar proses produksi berjalan lancar dan pendistribusian tidak mengalami keterlambatan,” jelas Irfan.

Program seragam sekolah gratis ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan perlengkapan pendidikan anak. Selain meringankan beban ekonomi, program ini juga dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar siswa karena mereka dapat memulai tahun ajaran dengan semangat dan perlengkapan yang memadai.

Disdikbud Balikpapan terus berupaya memastikan bahwa setiap anak mendapatkan haknya atas pendidikan yang layak. Melalui program ini, pemerintah bertekad memperkuat akses pendidikan yang setara dan inklusif bagi seluruh masyarakat Balikpapan.

(ADV/Diskominfo Balikpapan/JM)