
Balikpapan-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Balikpapan kembali menggelar Rapat paripurna terkait Nota Penjelasan (Nopen) Wali Kota Balikpapan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2020.
Serta penandatangan kesepakatan bersama Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) tahun anggaran 2020, yang dilaksanakan secara Virtual di Ruang Rapat Gabungan dan dipimpin langsung Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, S.sos, Jumat (04/09/2020).
Seperti yang disampaikan oleh Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, rapat paripurna kali ini terkait penjelasan Wali Kota Balikpapan tentang Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) APBD Perubahan tahun 2020.
"Pagi hari ini merupakan rapat paripurna penjelasan walikota Balikpapan, tentang kebijakan umum anggaran plafon sementara APBD perubahan Tahun 2020"jelasnya.
Tahapan demi tahapan telah dilalui dalam hal penetapan APBD Perubahan Tahun 2020, diantaranya, penyerahan KUPA-APBD Perubahan 2020, serta pembahasan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kota Balikpapan dan Bandar Anggaran (Banggar) DPRD.
"Dimana tahapan-tahapan yang sudah kami dilalui untuk penetapan APBD Perubahan 2020, salah satu diantaranya adalah penyerahan KUPA-APBD Perubahan 2020, sudah kami lakukan" kata Abdulloh Lanjut Abdulloh " Kemudian pembahasan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kota Balikpapan dan Bandar Anggaran (Banggar) DPRD Balikpapan juga sudah dilalui dan juga sudah disepakati" ungkapnya.
Pada hari ini adalah menyepakati KUPA -P Tahun 2020 , yang dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Wali Kota Balikpapan dan DPRD Balikpapan. "Pada hari ini Wali Kota juga menyampaikan nota penjelasan rincian isi dari KUPA APBD-P Tahun 2020,” imbuh Abdulloh.
Abdulloh menjelaskan dalam KUPA APBD-P Tahun 2020 ini yang masih menjadi perhatian khusus adalah penanganan Covid-19 yang penyebarannya masih terus meningkat , dan yang menjadi prioritas utama ialah kesehatan. Dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dan Rumah Sakit Umum Daerah serta rumah sakit rumah sakit yang lain, fokus terhadap kesehatan dan recovery ekonomi serta bantuan sosial. Dalam bidang kesehatan,menelan anggaran APBD-P Tahun 2020, hampir 50 persen lebih dari proyeksi Rp 2,022 triliun.
"Setelah refocusing ini adanya penyesuaian pendapatan, yang tadinya Rp 715 miliar hanya tercapai Rp 400 miliar lebih ,dan inilah yang dipergunakan untuk penanganan Covid-19 dan kesehatan,” pungkas Abdulloh