Pimpin Golkar Samarinda Secara Aklamasi, Andi Satya Targetkan Kemenangan Pemilu 2029

dr. Andi Satya Adi Saputra pimpin DPD Golkar Samarinda periode 2026-2031

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA – Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI DPD Partai Golkar Kota Samarinda menetapkan dr. Andi Satya Adi Saputra sebagai Ketua DPD Golkar Samarinda periode 2026–2031. Andi Satya terpilih secara aklamasi dalam Musda yang digelar di Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (8/8/2026).

Pelaksanaan Musda tersebut sekaligus mengakhiri penantian setelah agenda yang sebelumnya direncanakan pada April 2026 sempat mengalami penundaan. Dalam proses pemilihan, Andi Satya menjadi satu-satunya bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran hingga batas waktu yang ditentukan.

Ia kemudian memperoleh dukungan penuh dari 15 pemegang hak suara sah dalam forum Musda. Dengan hasil tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur itu resmi dipercaya memimpin organisasi partai berlambang pohon beringin di tingkat Kota Samarinda untuk lima tahun ke depan.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Andi Satya menyampaikan tekadnya untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan perolehan suara Golkar pada Pemilu 2029. Menurutnya, posisi Golkar Samarinda saat ini masih memiliki peluang besar untuk kembali menjadi kekuatan politik utama di Kota Tepian.

Karena itu, konsolidasi kader dan mesin partai akan menjadi salah satu fokus kepemimpinannya. “Target kita tentu bagaimana Golkar Samarinda bisa kembali ke puncak kejayaan. Mudah-mudahan pada Pemilu 2029 nanti kita bisa meraih suara terbanyak untuk DPRD Kota Samarinda,” kata Andi Satya.

Saat ini, Golkar menempati posisi kedua dalam perolehan kursi DPRD Kota Samarinda dengan delapan kursi. Jumlah tersebut hanya terpaut satu kursi dari Partai Gerindra yang memiliki sembilan kursi. Siapkan Diri untuk Pilwali Samarinda Selain target Pemilu 2029, Andi Satya juga tidak menutup peluang untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda mendatang. Ia mengungkapkan, dirinya telah menandatangani pakta integritas yang menjadi bagian dari arahan DPD Partai Golkar tingkat provinsi.

Salah satu poinnya berkaitan dengan kesiapan ketua terpilih untuk mengikuti kontestasi Pilwali Samarinda pada periode mendatang.

“Pakta integritas dari DPD tingkat I sudah kita tanda tangani. Salah satu arahannya adalah ketua terpilih harus siap maju dalam Pilwali Kota Samarinda yang akan datang,” ungkapnya.

Dengan adanya mandat tersebut, Andi Satya menyatakan kesiapannya menjalankan amanah partai sekaligus mempersiapkan langkah politik untuk menghadapi agenda demokrasi di tingkat daerah. Momentum Bangun Konsolidasi Baru Sementara itu, Ketua Panitia Musda XI DPD Golkar Samarinda, Arie Wibowo, menyambut baik terpilihnya Andi Satya secara aklamasi.

Menurutnya, hasil Musda menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat soliditas internal partai. Ia berharap kepemimpinan baru dapat membawa energi positif bagi seluruh kader dan meningkatkan kinerja organisasi hingga tingkat bawah. “Harapan kita bersama, di kepengurusan yang baru ini ada semangat baru, kantor baru, dan Golkar Samarinda bisa semakin melesat untuk meraih kemenangan,” ujar Arie.

Dengan berakhirnya Musda, kepengurusan Golkar Samarinda periode 2026–2031 diharapkan segera melakukan konsolidasi internal dan menyusun strategi politik menghadapi berbagai agenda demokrasi mendatang, termasuk Pemilu 2029 dan Pilwali Samarinda. (*)