Sinergi Imigrasi dan Kementerian Haji Kaltim Diperkuat Jelang Musim Haji 2026

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA – Upaya memperkuat koordinasi lintas instansi terus dilakukan menjelang penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur, Syahrioma Delavino, melakukan pertemuan strategis dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Timur.

Kegiatan tersebut digelar di Gedung Haji dan Umrah Samarinda pada 21 April 2026. Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Timur, Mohlis Hasan. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kerja sama sekaligus menyatukan langkah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi calon jamaah haji dan umrah.

Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak menyoroti sejumlah agenda krusial. Fokus utama diarahkan pada kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026, termasuk penguatan pengawasan terhadap praktik haji non prosedural yang kerap menjadi perhatian. Selain itu, berbagai strategi juga dibahas guna meningkatkan efektivitas pelayanan keimigrasian, sehingga proses administrasi dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan transparan.

Tidak hanya itu, optimalisasi peran masing-masing instansi juga menjadi bagian penting dalam pembahasan. Kolaborasi yang terarah dinilai mampu menciptakan sistem pelayanan yang lebih terintegrasi, sekaligus meminimalisir kendala yang mungkin dihadapi oleh jamaah.

Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan bahwa kloter pertama jamaah haji asal Kalimantan Timur dijadwalkan berangkat pada Minggu, 26 April 2026. Syahrioma Delavino menegaskan bahwa kerja sama antar lembaga menjadi fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas. Ia menyampaikan bahwa koordinasi yang solid akan berdampak langsung pada kenyamanan dan keamanan jamaah dalam menjalankan ibadah.

“Sinergi antar instansi menjadi kunci dalam memastikan pelayanan keimigrasian yang cepat, tepat, dan akuntabel, khususnya bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji,” ujarnya.

Melalui pertemuan ini, diharapkan hubungan kelembagaan antara kedua instansi semakin kuat dan berkelanjutan. Dengan koordinasi yang semakin intensif, pelayanan kepada masyarakat diharapkan terus mengalami peningkatan, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memberikan layanan terbaik bagi calon jamaah haji dan umrah di Kalimantan Timur.

(*)