
SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) ke-XII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan dipastikan siap digelar setelah jumlah peserta yang terdaftar memenuhi syarat kuorum.
Kepastian ini disampaikan panitia usai penutupan pendaftaran peserta yang menunjukkan tingginya keterlibatan anggota. Ketua Organizing Committee (OC) Muskot XII Kadin Balikpapan, Soegianto, menjelaskan bahwa total peserta yang memiliki hak pilih mencapai 109 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 85 peserta penuh, 5 anggota luar biasa, 15 dari dewan penasihat, serta 4 dari dewan pertimbangan. “Dari total sekitar 180 anggota Kadin, kehadiran 109 peserta ini sudah melampaui batas minimal kuorum, sehingga musyawarah dapat dilaksanakan sesuai ketentuan,” ujar Soegianto, Selasa (31/3/2026).
Ia menilai tingginya angka partisipasi ini menjadi indikator kuat bahwa anggota Kadin Balikpapan memiliki komitmen untuk terlibat aktif dalam menentukan arah organisasi ke depan. Sementara itu, pada tahapan penjaringan calon ketua, panitia menetapkan hanya satu kandidat yang akan bertarung dalam Muskot.
Hal ini terjadi setelah hanya satu bakal calon yang mengembalikan berkas pendaftaran hingga batas waktu yang ditentukan. “Berdasarkan hasil verifikasi, hanya satu nama yang memenuhi syarat administrasi, yakni Bapak Noval Asfihani, sehingga ditetapkan sebagai calon tunggal,” jelasnya.
Dengan rampungnya proses pendaftaran, panitia kini memfokuskan diri pada tahap akhir persiapan kegiatan. Muskot dijadwalkan berlangsung pada 8 April 2026 di Royal Mahligai, kawasan Grand City, Balikpapan Utara.
Agenda tersebut rencananya akan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk jajaran pengurus Kadin Provinsi Kalimantan Timur, Wali Kota Balikpapan, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Soegianto menegaskan bahwa Muskot tidak sekadar menjadi forum pemilihan ketua baru, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memperkuat posisi Kadin sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, posisi Balikpapan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka peluang besar bagi dunia usaha untuk berkembang, sehingga Kadin diharapkan mampu menjadi jembatan antara pelaku usaha dan berbagai peluang pembangunan. “Kami ingin Kadin semakin aktif menghubungkan pelaku usaha agar dapat berkontribusi dalam pembangunan, baik di Balikpapan maupun kawasan IKN,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran usaha kecil dan menengah (UKM) sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Melalui Muskot ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antaranggota guna menghadapi tantangan dan peluang ke depan. Senada dengan itu, Sekretaris OC Muskot XII Kadin Balikpapan, Halim Wardhana, mengajak seluruh pihak untuk turut mendukung kelancaran agenda tersebut.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi. “Kami mengharapkan dukungan semua pihak agar Muskot ini berlangsung lancar dan membawa manfaat besar bagi dunia usaha di Balikpapan,” pungkasnya.
(R)