Kasus Rabies Masih Nihil, Puskesmas Manggar Baru Pastikan Wilayah Tetap Aman

Nur Mu'arifatin Hikmah penanggung jawab program Rabies puskesmas Manggar Baru 

SWARAREPUbliKA.com, BALIKPAPAN — Puskesmas Manggar Baru memastikan hingga saat ini wilayah kerjanya masih berada dalam kondisi aman dari risiko paparan rabies. Hal tersebut ditegaskan oleh Nur Mu’arifatin Hikmah, Penanggung Jawab Program Rabies Puskesmas Manggar Baru, saat ditemui pada Selasa, 25 November 2025.

Menurutnya, meski rabies menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai, khususnya di daerah dengan populasi hewan peliharaan cukup tinggi, Manggar Baru hingga kini tetap tercatat nol kasus.

Nur menjelaskan bahwa rabies merupakan penyakit mematikan yang ditularkan melalui gigitan atau cakaran hewan tertentu seperti anjing, kucing, maupun monyet. Dari ketiga hewan tersebut, anjing menjadi hewan dengan tingkat risiko penularan tertinggi. Meskipun begitu, masyarakat Manggar Baru dapat bernapas lega karena belum ada temuan kasus yang tercatat selama beberapa tahun terakhir. “Alhamdulillah, sampai hari ini kasus rabies di Manggar Baru masih nihil. Pasien yang datang ke sini sebagian besar bukan warga lokal, melainkan berasal dari wilayah lain di Balikpapan Timur,” ujarnya.

Selain menjadi fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama, Puskesmas Manggar Baru juga berperan sebagai pusat rujukan atau rabies center untuk beberapa puskesmas lain di Balikpapan Timur. Karena itu, meskipun wilayahnya aman, jumlah pasien gigitan hewan yang datang ke puskesmas cukup tinggi karena menerima rujukan dari Lamaru, Teritip, dan sekitarnya.

Menurut Nur, kondisi bebas kasus ini dapat dipertahankan berkat kerja sama baik antara masyarakat, petugas kesehatan, dan kesadaran pemilik hewan dalam menjaga kebersihan serta kesehatan peliharaannya. Ia juga menilai masyarakat Manggar Baru cukup cepat tanggap ketika mengalami gigitan hewan, meski tingkat risikonya masih harus dievaluasi secara medis.

Nur menegaskan pentingnya tetap menjaga kewaspadaan meski wilayah dinyatakan aman. Ia berharap masyarakat tidak lalai dan tetap memperhatikan perilaku hewan peliharaan maupun hewan liar di sekitarnya. “Kami selalu mengimbau warga untuk tetap memperhatikan hewan peliharaan mereka dan segera datang ke puskesmas jika mengalami gigitan atau cakaran,” tutupnya.

(ADV/Puskesmas)