Puskesmas Manggar Baru Fokus Perkuat Deteksi Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara

Sulastri bagian pemegang program kesehatan reproduksi wanita puskesmas Manggar Baru Balikpapan timur 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara kini menjadi salah satu prioritas utama Puskesmas Manggar Baru dalam layanan kesehatan reproduksi wanita. Upaya ini dilakukan untuk menekan risiko penyakit yang sering menyerang perempuan tersebut. Hal ini disampaikan Ibu Sulastri, penanggung jawab program kesehatan reproduksi wanita, Selasa (25/11/2025).

Sulastri menjelaskan bahwa pentingnya deteksi dini tidak dapat lagi ditunda. Pemeriksaan rutin dapat membantu mengenali gejala awal sebelum penyakit berkembang ke tahap yang lebih berbahaya. Untuk kanker payudara, puskesmas gencar mengedukasi masyarakat mengenai teknik SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan SADANIS (Periksa Payudara oleh Tenaga Kesehatan). “Pada penyuluhan, kami ajarkan cara memeriksa payudara sendiri. Jika ditemukan benjolan atau keluhan, kader akan membantu mengarahkan ke puskesmas,” jelasnya.

Sementara untuk kanker serviks, puskesmas mendorong perempuan melakukan pemeriksaan IVA/IFA setahun sekali. Pemeriksaan ini dinilai sederhana, cepat, dan dapat mendeteksi perubahan dini pada leher rahim yang berpotensi menjadi kanker serviks. Sulastri mengungkapkan bahwa hingga saat ini tidak ada kasus kanker serviks yang ditemukan di wilayah Manggar Baru.

Namun, kasus kanker payudara pernah terdeteksi, meskipun berhasil ditangani setelah pasien menjalani pemantauan medis. Ketika ada temuan yang mengarah pada dugaan kanker, pasien akan diperiksa dokter umum sebelum dirujuk ke poli kandungan untuk penanganan lanjutan yang lebih spesifik.

Ia juga menekankan bahwa puskesmas berupaya memastikan perempuan tidak merasa terlambat dalam melakukan pemeriksaan. “Kami selalu menyampaikan bahwa semakin cepat diperiksa, semakin besar peluang penanganan berhasil. Itu sebabnya pemeriksaan rutin sangat penting,” tegasnya.

Program deteksi dini ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran perempuan untuk lebih perhatian terhadap tubuhnya sendiri. Melalui layanan yang mudah diakses, Puskesmas Manggar Baru ingin memastikan setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk mencegah risiko kesehatan reproduksi.

(ADV/Puskesmas)