Pegadaian Area Balikpapan Gelar “Pegadaian Mengajar” untuk Tingkatkan Literasi Keuangan

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – PT Pegadaian Area Balikpapan, di bawah naungan Kantor Wilayah IV Balikpapan, terus memperkuat perannya dalam meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat.

Melalui program “Pegadaian Mengajar”, serangkaian kegiatan edukasi digelar serentak sepanjang Agustus 2025, menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, guru, hingga ibu rumah tangga. Program ini menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan, tidak hanya di perkotaan tetapi juga menjangkau daerah pelosok.

Setiap cabang di wilayah kerja Area Balikpapan mengambil peran aktif dengan mengadakan kegiatan edukasi sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Di Balikpapan, misalnya, edukasi keuangan dilaksanakan di Posyandu Kusuma RT 58, dengan peserta utama para ibu rumah tangga dan kader posyandu.

Materi yang disampaikan meliputi cara mengatur keuangan keluarga, pengenalan investasi sederhana, serta pemanfaatan Tabungan Emas Pegadaian sebagai instrumen investasi yang aman dan mudah dijangkau.

Sementara itu, Cabang Penajam menggelar kegiatan di SMKN 4 Penajam Paser Utara (PPU) yang melibatkan siswa dan guru. Mereka mendapat pengetahuan mengenai pentingnya mengelola keuangan sejak dini, konsep menabung emas, hingga pemanfaatan teknologi keuangan digital untuk mendukung perencanaan finansial masa depan.

Tidak ketinggalan, Cabang Tanah Grogot melaksanakan edukasi di SMKN Muhammadiyah Longikis, Kabupaten Paser. Kegiatan ini fokus pada generasi muda, memberikan pemahaman dasar literasi keuangan serta memperkenalkan produk Pegadaian yang relevan dengan kebutuhan pelajar, guna menumbuhkan kesadaran finansial sejak usia sekolah.

Deputy Bisnis Area Balikpapan, Tomy Djoko Tri Rahardjo, menegaskan bahwa program ini merupakan bukti komitmen Pegadaian dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. “Pegadaian Mengajar adalah wujud nyata kepedulian kami dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya di wilayah kerja Area Balikpapan.

Kami ingin masyarakat menyadari pentingnya perencanaan keuangan sejak dini dan memahami bagaimana produk-produk Pegadaian, seperti Tabungan Emas, dapat menjadi solusi bagi kebutuhan mereka,” jelas Tomy.

Tomy juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan komunitas lokal. Kolaborasi bersama masyarakat dinilai menjadi jembatan efektif dalam membangun kepercayaan sekaligus memperluas pemahaman terhadap layanan Pegadaian.

Ke depan, program “Pegadaian Mengajar” akan terus dilaksanakan di berbagai lokasi. Hal ini sejalan dengan misi besar Pegadaian dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

(*)