
SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan kerap dikaitkan dengan kemajuan teknologi, namun PT PLN (Persero) menunjukkan bahwa pembangunan juga bisa berjalan seiring dengan kelestarian alam, (21/8/2025)
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) resmi menandatangani kontrak rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berada di sekitar proyek strategis ketenagalistrikan. Langkah ini menegaskan komitmen PLN tidak hanya menghadirkan pasokan energi yang andal, tetapi juga menjaga ekosistem hutan dan sungai di Kalimantan untuk generasi mendatang.
Penandatanganan kontrak dilaksanakan di Kantor PLN UIP KLT, Balikpapan, dengan melibatkan dua mitra kerja, yakni PT Geojaya Tehnik dan PT Sarbi Moerhani Lestari. Hadir dalam kegiatan tersebut General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, bersama jajaran senior manajer, serta direksi dari kedua perusahaan mitra. Momen ini menjadi penanda tekad bersama untuk mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan upaya pelestarian lingkungan.
Program rehabilitasi DAS akan mendukung sejumlah proyek penting, antara lain pembangunan SUTT 150 kV Kariangau–Sepaku, SUTT 150 kV Tanjung Redeb–Talisayan, SUTT 150 kV Batulicin–Tarjun, SUTT 150 kV Selaru–Sebuku, serta SUTT 150 kV GI Tanjung Selor–GI Tideng Pale–GI Malinau dan PLTU 2x3 MW Malinau.
Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat pasokan energi di Kalimantan, menopang pertumbuhan kawasan industri, sekaligus memperluas akses listrik bagi masyarakat. Basuki Widodo menegaskan bahwa rehabilitasi DAS menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan pembangunan.
“Melalui penandatanganan kontrak ini, PLN tidak hanya membangun jaringan listrik, tetapi juga memastikan fungsi hutan tetap terjaga, kualitas tutupan lahan meningkat, dan habitat satwa terlindungi,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini akan memberikan manfaat ganda, baik bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar. Pemulihan kawasan hutan dan aliran sungai diyakini mampu mendukung kualitas hidup lebih baik, mengurangi potensi bencana ekologis, serta memperkuat ketahanan lingkungan jangka panjang.
Inisiatif ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara PLN dan mitra kerja dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan proyek kelistrikan dan rehabilitasi lingkungan, PLN berharap dapat menghadirkan energi yang andal, ramah lingkungan, serta manfaat berkesinambungan bagi masyarakat Kalimantan dan generasi mendatang.
(*)