Warga Manggar Baru Suarakan Aspirasi, Nurhadi Saputra Tegaskan Pentingnya Pengawasan Pembangunan

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Upaya membangun daerah yang lebih baik membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Hal inilah yang menjadi fokus Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Nurhadi Saputra, saat menggelar dialog rakyat di RT 52 Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur, pada Minggu (3/8/2025).

Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan keluhan, harapan, dan ide terkait pembangunan di lingkungan mereka. Berbagai isu mencuat, mulai dari infrastruktur yang belum memadai, akses layanan pendidikan yang masih terbatas, hingga kualitas pelayanan publik yang dinilai perlu ditingkatkan.

Menanggapi hal tersebut, Nurhadi menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal jalannya pembangunan. Ia menyampaikan bahwa partisipasi publik bukan hanya hak, tetapi juga kewajiban bersama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Pembangunan yang ideal tidak hanya ditentukan oleh perencanaan dari atas. Suara masyarakat sangat penting karena mereka yang merasakan langsung dampaknya.

Oleh karena itu, keaktifan warga dalam mengawasi pembangunan harus terus diperkuat,” ujarnya di hadapan peserta dialog. Nurhadi juga menilai bahwa setiap masukan dari masyarakat merupakan bagian penting dari proses evaluasi kebijakan.

Ia berkomitmen untuk menyampaikan seluruh aspirasi tersebut dalam forum resmi di tingkat legislatif agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak eksekutif. Dialog tersebut berlangsung interaktif, dengan warga yang antusias mengajukan pertanyaan dan menyampaikan saran.

Kehadiran langsung Nurhadi dinilai sebagai bentuk keseriusan dalam membangun komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan konstituennya. “Saya merasa senang bisa menyampaikan langsung keluhan kami. Semoga kegiatan seperti ini sering dilakukan agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tutur salah satu warga.

Melalui forum semacam ini, Nurhadi berharap tercipta hubungan yang lebih erat antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus menumbuhkan budaya demokrasi yang sehat dan partisipatif di tingkat lokal.

(*)