Pemkab Kukar Bakal Tetapkan Bekas Istana Kerajaan Sebagai Kawasan Budaya

Museum Mulawarman

TENGGARONG, SWARAREPUBLiKA.com - Kutai Kartanegara (Kukar) kaya akan budaya asli yang perlu dilestarikan. Hal ini bisa dilihat dari bekas bangunan bersejarah Istana kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, yang sekarang bermetamorfosis menjadi Museum Mulawarman Tenggarong dan sekitarnya.

Peduli akan tingginya nilai sejarah dan budayanya, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar akan segera menjadikan kawasan tersebut, menjadi kawasan budaya. Kawasan ini memiliki nilai sejarah yang tinggi dan menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat sejak tahun 1936. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, pada hari Rabu (4/10/2023).

Ia mengatakan bahwa kawasan budaya ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda Kukar dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Raja. Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendukung proses pembangunan kawasan budaya ini.

“Kami ingin Museum Mulawarman menjadi kawasan budaya yang berkualitas dan menjadi pusat perhatian bagi pengunjung yang datang ke Kota Raja. Kami juga berkomitmen untuk mendukung semua proses yang diperlukan untuk mewujudkan hal ini,” ungkap Edi Damansyah.

Menurutnya, sebelum membangun kawasan ini sebagai kawasan budaya, pihaknya akan melakukan beberapa kajian lebih lanjut bersama dengan pihak-pihak terkait. Beberapa pihak yang akan dilibatkan dalam kajian ini antara lain Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kukar, Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur, dan Yayasan Museum Mulawarman.

Museum Mulawarman adalah museum tertua di Kalimantan Timur yang menyimpan berbagai koleksi peninggalan kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, seperti singgasana raja, peralatan rumah tangga, senjata tradisional, dan lain-lain. Museum ini didirikan pada tahun 1971 di lokasi bekas istana kerajaan.(ADV/Diskominfo Kukar)