![]()
SWARAREPUBLIKA.com, PPU - Kelanjutan proyek Bendung telake sampai saat ini belum ada titik terang akan kelanjutannya. mestinya proyek irigasi ini diharapkan segera rampung agar dapat membantu petani dalam mengelola ribuan hektar lahan di dua kabupaten yakni longkali, Paser, dan babulu PPU.
Terkait dengan proyek ini ketua komisi II DPRD Penajam Paser BBM p Utara (PPU) Wakidi akan mengkomunikasikan kepada pemerintah pusat seperti apa kelanjutan proyek Bendung telake ini.
![]()
Kamis, (9/3/2023)Penundaan proyek ini berimbas pada kekecewaan Wakidi selaku ketua komisi II dimana pada waktu itu alokasi anggaran dipindahkan ke pembangunan intake sepaku demi kebutuhan penyangga IKN.
"Kami menolak lupa rencana pemerintah merealisasikan bendung regulator Sungai Telake. Ini harapan para petani tanaman pangan dari Babulu, Waru, Penajam. Itu berkaitan dengan sumber air untuk irigasi teknis,”.
Menurut pengamatannya, banyak petani yang akan beralih ke perkebunan sawit dalam lima tahun mendatang. Apabila pemerintah pusat tidak segera memecahkan persoalan irigasi. Untuk diketahui, pemerintah pusat sebenarnya telah melakukan lelang pembangunan bendung tersebut, 2022 lalu.

Bahkan, rencana pembebasan lahan di Kecamatan Babulu sudah berlangsung. Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Waru-Babulu itu mengucapkan selama bendung regulator di Sungai Telake belum dibangun, kondisi pertanian di PPU tetap seperti sekarang. Dipastikan tidak akan bisa memenuhi kebutuhan pangan untuk penghuni IKN. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan lokal saja masih belum mencukupi.
“Tiba-tiba pemerintah pusat mengalihkan untuk kegiatan di IKN. Ini terus terang, kami bersama warga terutama petani, kecewa banget,” sebutnya. Lebih lanjut, Wakidi menilai, seharusnya pemerintah sudah mengantisipasi hal ini.
Agar para petani tetap diberdayakan dengan mendukung program-program nyata dan mengembalikan rencana bendung Sungai Telake menjadi program nasional. Adapun rencana teknis pelaksanaan pembangunan bendung regulator di Sungai Telake sudah dilengkapi desain.Kedalaman bendung diturunkan sekian meter dan bangunannya setinggi enam meter, untuk memudahkan mengalirkan air ke sawah-sawah petani, ungkapnya.