KPU Kota Balikpapan Menggelar Tahapan Pengundian Tata Letak Dan Penandatanganan Fakta Integritas

 

SWARAREPUBLIKA.com,KPU Kota Balikpapan melaksanakan satu tahapan yang krusial yaitu pengundian tata letak dan penandatangan fakta integritas dalam pelaksanaan pilkada pemilihan walikota dan wakil walikota Balikpapan Tahun 2020.

Kegiatan ini dilaksanakan didepan halaman kantor KPU Balikpapan yang dihadiri pasangan calon yang sudah ditetapkan. Dua kegiatan yang dilaksanakan secara bersamaan ini dihadiri seluruh stakeholder terkait seperti walikota Rizal effendi, Bawaslu, Kesbangpol, Dandim 0905 dan kapolreta Balikpapan, Danlanud serta Danlanal Balikpapan. Dari hasil pengundian tata letak karena yang ditetapkan hanya satu pasangan calon, maka tidak ada pengundian nomor yang ada pengundian tata letak,Kamis (24/9/2020).

Ketua KPU Noor Thoha Menyampaikan dari hasil pengundian posisi gambar pasangan calon berada disebelah kanan dan itulah yang akan dijadikan surat suara resmi untuk dipakai pada saat pemungutan dan perhitungan. Kemudian penanda tanganan fakta integritas Yang dibacakan langsung oleh pasangan calon dan ditanda tangani langsung oleh pasangan calon.

Lanjut Thoha, pasangan calon ini berkomitmen dengan menjaga kondusifitas Balikpapan serta mematuhi protokol covid secara ketat jangan sampai pilkada ini menjadikan epicentrum baru atau kluster baru penyebaran covid 19.

Tentang biaya kampanye sedang dilakukan konsolidasi karena mekanismenya seluruh biaya yang digunakan oleh Tim kampanye dari awal, ketika tim kampanye mengeluarkan seluruh anggarannya tidak boleh melebihi dari yang sudah disepakati,jelas Thoha.

Rahmad Mas'ud mengatakan dengan pengambilan nomor urut dengan diposisi sebelah Kanan insya Allah akan menjadi baik, apa pun itu semua akan membawa kebaikan bagi kita semua. Bagaimana sekarang ini kita bisa meyakinkan kepada masyarakat Balikpapan untuk menjual visi misi di situasi pandemi covid 19 ini.

Tentunya seluruh para relawan, simpatisan, Serta pendukung semua taati seluruh aturan prosedur protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini, jelasnya.