H Alung Minta Jaga Persatuan Meski Berbeda Pilihan

Anggota DPRD Kaltim Muhammad Syahrun gelar Sosbang dibalai pertemuan umum Sebulu 

SAMARINDA, SWARAREPUBLIKA.com - Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Syahrun kembali menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan (Sosbang) di Balai Pertemuan Umum Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara pada Selasa, (21/11) lalu.

Dihadapan puluhan warga, Haji Alung sapaan akrab Politisi Golkar ini menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sebagaimana yang diatur dalam empat pilar kebangsaan. Yakni, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. "Mencintai NKRI adalah harga mati. Jangan mudah terpengaruh dengan upaya pecah belah bangsa," kata dia.

Haji Alung menegaskan, sosbang yang saat ini menjadi agenda rutin kedewanan di Karang Paci sebutan DPRD Kaltim tepat laksana di masa pemilihan umum saat ini. Di tengah kontestasi, tak jarang ada saja oknum yang memanfaatkan momentum ini untuk memecah barisan masyarakat yang berbeda pilihan dalam memilih pemimpin.

Haji Alung menegasakan, sosialisasi wawasan kebangsaan yang digelar oleh tiap anggota dewan di Karang Paci merupakan upaya untuk merajut kembali simbol-simbol persatuan di tengah perjuangan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Pada kesempatan tersebut, politisi yang akrab disapa Haji Alung itu juga menghadirkan Ahmad Fadillah, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Ahmad katakan bahwa wawasan kebangsaan yang digelar kali ini memang patut diapresiasi ditengah degradasi moral akan paham liberal dan radikal yang mendoktrin sejumlah masyarakat. "Pemerintah dan DPRD harus gencar menggelar sosialiasi kebangsaan seperti ini, makanya perlu diapresiasi," sebut dia.

Ahmad turut mengulas sejarah panjang Pancasila sebagai ideologi bangsa yang diibaratkan olehnya sebagai pondasi utama sebuah gedung. "Jadi, Indonesia bukan hanya milik satu golongan saja. Makanya Indonesia disebut sebagai negara kesatuan," pungkasnya.(ADV/DPRD Kaltim)