
Roda Perekonomian Harus Jalan, Ketua DPRD Balikpapan Minta Pemkot Izinkan Sektor Usaha Dibuka Kembali. Balikpapan - Lanjunya Penularan covid-19 yang kini memiliki nama resmi Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus (SARS-CoV-2) di Kota Balikpapan, membuat Pemerintah kota(Pemkot) Balikpapan melakukan pancegahan secara intens guna meredam lajunya penyebaran covid-19 di kota Beriman ini.
Pasalanya hingga saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid -19 di kota Balikpapan mencapai seribu orang lebih, dan pencapaian tersebut hanya memakan waktu tidak kurang dari satu bulan. Penyebaranyapun tidak hanya dimasyarakat umum saja bahkan kini sampai kalangan Aparatur Sipil Negara(ASN) yang terkontaminasi virus yang sangat membahayakan ini. Hal inilah yang membuat Pemkot Balikpapan terus berupaya untuk mencegah lajunya penularan virus Covid-19 tersebut.
Berbagai kebijakan dikeluarkan Pemkot Balikpapan untuk menekan lajunya penyebaran virus Corona mulai dari himbauan protokol kesehatan , sampai melakukan pembatasan pada tempat-tempat usaha.
Penulis: Roni
Atas kebijakan tersebut banyak tempat-tempat usaha yang di tutup salah satunya Tempat Hiburan Malam(THM), akibat dari pembatasan tersebut banyak karyawan yang dirumahkan bahkan sampai kehilangan pekerjaan. Bukan hanya penyebaran terkonfirmasi positif covid-19 yang meningkat , namun jumlah pengangguran pun juga meningkat. Akibatnya Roda perekonomian kota Balikpapan pun melemah.
Dalam menyikapi persoalan terpuruknya perekonomian akibat wabah pandemi covid-19, Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, S.sos, meminta kepada Pemkot Balikpapan dalam melakukan pencegahan penularan covid-19 harus di imbangi dengan kebijakan yang tepat agar roda perekonomian di kota Balikpapan tetap berjalan.
Menurut Abdulloh Percepatan penanganan Covid-19 sangat penting ,namun perlu juga untuk diperhatikan dan di monitoring roda perekonomian di masyarakat yang saat ini banyak mengalami kesulitan Abdulloh menilai sektor Kesehatan dan sektor Ekonomi sangat penting, harus tetap seiring sejalan, tidak boleh ada ketimpangan, jika hanya memfokuskan pada penanganan covid-19 , makan roda prekonomian akan memburuk dan masyarakat akan semakin kesulitan, disamping itu pun penanganan covid pun tidak maksimal, karena melemahnya Sektor Ekonomi di Kota Balikpapan.
"Sektor Kesehatan dan sektor ekonomi harus berjalan berdampingan, pemerintah tidak bisa hanya memfokuskan pada persoalan penanganan covid-19 saja, karena jika roda perekonomian semakin melemah, percepatan penanganan covid-19 pun tidak akan bisa berjalan maksimal, " kata Abdulloh, (Kamis, 21/8/2020)
Masih Abdulloh" percepatan penangan Covid-19 membutuhkan biaya yang sangat besar dan menggunakan anggaran APBD, nah apa bila terjadi keterpurukan di roda prekonomian kota Balikpapan , maka untuk membiayai penanganan covid-19 , biaya dari mana" jelasnya.
Ketua DPRD Balikpapan meminta kepada Pemerintah Kota Balikpapan untuk membantu mendorong lajunya roda perekonomian kota Balikpapan, dengan tidak melakukan pembatasan kepada pelaku usaha, mengizinkan pelaku usaha untuk membuka kembali, termasuk THM yang merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah(PAD).
Pemkot Balikpapan juga harus melakukan pengetatan protokol kesehatan Covid-19 di semua sektor, untuk menekan lajunya penyebaran virus covid -19 di kota Balikpapan "Saya meminta Pemkot Balikpapan tidak memberlakukan pembatasan terhadap pelaku usaha termasuk THM, untuk mendorong lajunya pertumbuhan Perekonomian di kota Balikpapan, dan juga harus melakukan pengetatan protokol kesehatan covid-19 disemua sektor tanpa terkecuali"tegasnya.
"Karena kota Balikpapan merupakan kota Jasa, Kota Perdagangan , untuk meningkatkan prekonomian kota Balikpapan mau tidak mau , semua sektor ekonomi harus tetap berjalan, namu harus mematuhi protokol kesehatan yang kini sudah didukung denga Peraturan Walikota(Perwali) Tandasnya.
"Nanti kita berikan mereka sertifikasi protokol sambil dievaluasi kedepannya.
Sekali lagi ini soal pengawasan di lapangan atas pelaksanaan protokol kesehatan termasuk juga perwali segera dilaksanakan kita dukung penuh,” tutupnya.
Penulis: Roni