
BALIKPAPAN,Bantuan Sosial (Bansos) yang telah di gulirkan Pemerintah Kota Balikpapan masih Belum merata, hal inilah yang membuat sejumlah warga mendatangi kantor DPRD Balikpapan untuk menanyakan perihal Bantuan sosial yang telah di lakukan pemerintah kota Balikpapan , Jum'at (08/05/2020).
Kedatangan sejumlah warga yang di ketahui warga RT 15 dan RT 25, Kelurahan Damai disambut anggota DPRD yang bertugas di Posko Penanggulangan Covid-19 saat itu, H Haris salah satu anggota DPRD yang bertugas didampingi anggota DPRD lainnya yakni Muhammad Najib, Mieke Henny dan Parlindungan Sihotang
H.Haris menjelaskan," kedatangan warga ke kantor DPRD Balikpapa ingin mengadukan terkait belum menerimanya Bansos yang digelontorkan pemerintah kota Balikpapan hingga saat ini, Sedangkan warga yang bermukim di RT sekitar lingkungan tersebut telah mendapatkan bantuan, namun warga yang bermukim di RT 15 dan 25 sampai saat ini belum tersentuh bantuan apapun".
Haris menambahkan "sejumlah warga tersebut sebelumnya sudah mendatangi RT bersangkutan, namun ketua RT menyarankan untuk mendatangi pihak Kelurahan"terangnya Sementara itu, Haris sudah melakukan koordinasi bersama Dinas Sosial (Dinsos) dan mendapat jawaban, bahwa warga yang belum tersentuh bantuan akan mendapatkan bantuan pada tahap kedua.
"Yang saya pertanyakan saat ini, warga yang tidak mendapatkan bantuan di tahap pertama alasannya seperti apa"tegasnya Haris berharap agar jangan sampai adanya keributan, karena warga menilai Ketua RT setempat tidak transparan dalam melakukan pendataan untuk penerima bantuan, sehingga nantinya beberapa anggota DPRD akan turun kelapangan untuk melihat langsung seperti apa dilapangan.
"Sampai saat ini saya belum mengetahui seperti apa mekanisme pembagian bansos yang dilakukan ditahap pertama, sementara bantuan yang diberikan Pemkot Balikpapan kepada warga sifatnya bertahap, setiap warga menerima bantuan selama empat kali, yakni berupa paket sembako berjumlah 300 ribu sebanyak dua kali, dan 200 ribu dua kali, hingga total yang diterima warga berjumlah 1 juta selama empat bulan" paparnya.
"Jika warga ditahap pertama belum menerima bantuan, bagaimana untuk ditahap selanjutnya, pastinya tidak terpenuhi target 1 juta per Kepala Keluarga(KK) dan itu yang nantinya akan kami pertanyakan kepada gugus tugas"tutupnya.