
BALIKPAPAN, Balikpapan kini telah memasuki iklim yang tidak menentu terkadang hujan , terkadang panas tidak bisa di prediksi dan di saat kondisi seperti ini rentan rawan penyakit , salah satu penyakit (wabah) yang membahayakan dan harus kita waspadai adalah Demam Berdarah Dengue (DBD) karena bisa berakibat fatal hingga korban meninggal dunia , apabila lambat memberikan tindakan.
DBD di akibatkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang timbul akibat genangan -genangan air akibat musim yang tidak menentu dan wabah yang di akibatkan oleh nyamuk ini sangat membahayakan apa bila lambat dalam menanganinya.
hal ini mendapat perhatian khusus dari anggota komisi lV DPRD kota Balikpapan, M Hatta Umar.Menurutnya saat di temui awak media di ruang kerjanya " wabah DBD mesti diantisipasi dengan cepat dengan caranya menggunakan Abate secara rutin agar benih atau jentik nyamuk yang berkembang akan mati ,serta harus meningkatkan kewaspadaan terutama selalu menjaga kebersihan lingkungan, Dan yang terpenting selalu menghubungi instansi terkait, seperti dinas kesehatan kota dan perlu mengambil langkah untuk menghambat penyebaran DBD itu agar tidak ada yang terkena wabah tersebut .
Ujar hatta Peran menjaga kebersihan kota Balikpapan harus di tingkatkan oleh semua masyarakat kota Balikpapan, untuk selalu menjaga kebersihan dalam keluarga dan menjaga air harus tetap bersih dan aman dari jentik-jentik nyamuk , prangkat RT pun harua rutin membagikan abate sebulan sekali kepada masyarakat, bahkan selalu mengecek untuk penaburan bubuk abate di penampungan air setiap rumah warga agar jentik mati.
Umar Hatta juga menambahkan” Bukan hanya tanggung jawab pemerintah kota namun juga menjadi kepedulian kita semua. Masyarakat juga harus bersama jaga keluarga dari wabah DBD,” mari kita jaga kebersihan lingkungn tetap bersih dan nyaman aman dari nyamuk Aedes aegypti yang dapat menyebarkan penyakit DBD yang sangat berbahaya dan selalu melakukan pencegahan terlebih dahulu." pesan hatta