Jafar Sidik Ajak Kader PKS Bangun Gerakan Kemandirian Pangan Lewat Urban Farming di Balikpapan Utara

Dialog Warga anggota DPRD Balikpapan Dapil Balikpapan Utara Jafar Sidik 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Upaya memperkuat kemandirian pangan di Kota Balikpapan terus digencarkan melalui dialog warga yang digelar pada Minggu (16/11/2025).

Dengan mengangkat tema “Kemandirian Pangan Kota Balikpapan Menuju Ekonomi Tangguh”, anggota DPRD Balikpapan dari Fraksi PKS, Jafar Sidik, mengajak struktur dan kader PKS khususnya di Balikpapan Utara untuk aktif terlibat dalam gerakan urban farming.

Dalam dialog tersebut, Jafar menegaskan bahwa program kemandirian pangan bukan hanya bertujuan meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat solidaritas kader dalam menghadapi kebutuhan dasar sehari-hari.

Program serupa sebelumnya sudah ia jalankan di beberapa wilayah seperti Muara Rapak dan Batu Ampar, dan kini diperluas kepada struktur internal partai. “Struktur ini bagian dari masyarakat Balikpapan Utara. Selama ini kita sudah menanam bersama warga di beberapa RT, dan sekarang kader juga harus terlibat supaya manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” ujarnya.

Menurut Jafar, urban farming menjadi langkah paling realistis untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dapur, terutama sayur-mayur seperti cabai, tomat, dan terung. Tanaman hortikultura tersebut mudah dirawat, tidak membutuhkan lahan luas, dan memiliki masa panen yang cepat sehingga cocok diterapkan di lingkungan perkotaan. “Dengan menanam sendiri, kebutuhan sayur bisa terpenuhi tanpa harus selalu membeli. Caranya sederhana, cukup menggunakan polybag di pekarangan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian warga sudah melakukan penanaman secara mandiri, namun belum terkoordinir. Karena itu, ia mendorong agar kegiatan ini disatukan dalam satu gerakan yang lebih terarah, sehingga bisa memunculkan motivasi dan semangat bersama. Untuk memastikan keberlanjutan program, Jafar menjelaskan adanya kesepakatan mekanisme pengajuan bibit melalui struktur pengurus ranting PKS.

Melalui mekanisme formal tersebut, kebutuhan bibit akan diajukan ke Dinas Pangan dan Pertanian (DKP3) Balikpapan. “Ini tahap awal memberikan edukasi dan semangat kepada kader. Nanti pengurus ranting yang mengajukan permohonan bibit secara resmi agar program berjalan konsisten,” tegasnya.

Sebagai anggota dewan dari daerah pemilihan Balikpapan Utara, Jafar menegaskan bahwa dirinya memiliki tanggung jawab tidak hanya kepada masyarakat umum, tetapi juga kepada kader PKS yang perlu didukung secara ekonomi agar tetap produktif. “Kita harus memastikan kader memiliki aktivitas yang bermanfaat dan bisa memenuhi kebutuhan dasar dengan lebih baik,” tambahnya.

Jafar berharap gerakan kemandirian pangan ini dapat berkembang lebih luas, terkoordinir, dan menjadi budaya baru yang menguatkan ekonomi masyarakat Balikpapan Utara.

(ADV/DPRD Balikpapan)