SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, kembali turun ke masyarakat melalui kegiatan dialog warga untuk menyerap aspirasi secara langsung. Kali ini, kegiatan berlangsung di RT 22 Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, dan dihadiri oleh Camat Balikpapan Selatan Muhammad Hakim, Lurah Sepinggan Nur Ilham Septian, serta perwakilan Satpol PP Mus Indiansyah, Senin (6/10/2025)
Dialog bertema “Pengawasan DPRD dalam Meningkatkan Keamanan dan Ketertiban Lingkungan” itu berlangsung interaktif dan penuh antusiasme.
Dalam kesempatan tersebut, Yono menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. “Kita semua harus bersama-sama menjaga lingkungan dari berbagai potensi kejahatan, seperti pencurian dan tindak kriminal lainnya,” ujarnya.

Sejumlah warga pun memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai permasalahan di lingkungan mereka. Salah satunya Fatarudin Anton, yang menyoroti kondisi jalan turunan menuju kawasan hutan kota. Menurutnya, jalan tersebut terlalu curam dan berisiko, terutama saat terjadi keadaan darurat seperti kebakaran.
Menanggapi hal itu, Yono menyebut pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu bersama instansi terkait. “Kami akan pelajari dulu dampaknya, apakah jika dibuat lebih landai akan memengaruhi kondisi sekitar. Persoalan ini juga akan kami koordinasikan dengan dinas terkait,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Balikpapan Selatan Muhammad Hakim menambahkan bahwa usulan perbaikan jalan dapat dimasukkan ke dalam agenda Musrenbang agar bisa ditindaklanjuti secara resmi. Isu lain yang turut mencuat ialah pelayanan BPJS Kesehatan. Beberapa warga mengeluhkan masih adanya perbedaan perlakuan terhadap peserta.
Menanggapi hal ini, Yono menegaskan bahwa DPRD akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik agar lebih adil dan merata. “Masyarakat harus bijak menggunakan fasilitas BPJS, karena pelayanan disesuaikan dengan kelas kepesertaan masing-masing,” katanya.
Selain itu, warga juga menyampaikan keluhan terkait pendidikan anak usia dini, drainase di kawasan Sumber Sari yang sering menyebabkan banjir, serta usulan pemasangan CCTV guna mengantisipasi aksi pencurian. Yono menjelaskan, program pemasangan CCTV sebenarnya sudah menjadi bagian dari rencana pemerintah kota, namun warga juga dapat berinisiatif melakukan pemasangan mandiri di lingkungannya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Satpol PP Mus Indiansyah menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga ketertiban umum. Ia menyebut akan menertibkan pedagang kaki lima, khususnya penjual buah yang kerap menutupi badan jalan. Selain itu, pihaknya juga akan menindaklanjuti laporan terkait bangunan sisa di sekitar area puskesmas. “Penegakan hukum sudah berjalan, dan warga dapat menghubungi tim Trantibum selama 24 jam untuk melaporkan setiap gangguan ketertiban,” ujarnya.
Menutup dialog, Yono menyampaikan apresiasi kepada warga yang aktif berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa seluruh masukan akan ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah.
“Hasil pertemuan ini menjadi bahan penting untuk memperkuat sinergi antara DPRD dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman,” pungkasnya.
(ADV/DPRD Balikpapan)