Reses Gasali di Kediaman Ketua RT 35 Amirudin, Warga Manggar Antusias Sampaikan Aspirasi

Reses anggota DPRD Balikpapan timur Gasali di RT 35 kelurahan manggar kecamatan Balikpapan timur

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Anggota DPRD Kota Balikpapan sekaligus Ketua Komisi IV, Gasali, menggelar kegiatan reses masa sidang III 2024-2025 di kediaman Ketua RT 35 Amirudin yang juga Ketua LPM Manggar, Balikpapan Timur, Minggu (31/8/2025)

Acara ini disambut antusias masyarakat yang hadir untuk menyampaikan beragam aspirasi. Dalam kesempatan itu, Gasali menegaskan bahwa persoalan utama warga masih berkaitan dengan layanan PDAM, penerangan jalan umum (PJU), serta sektor pendidikan.

Ia menyoroti masih adanya anak-anak yang belum tertampung di sekolah negeri sehingga menjadi perhatian khusus untuk diperjuangkan. “Alhamdulillah, reses berjalan lancar dan aspirasi warga sangat luar biasa. Persoalan yang kerap muncul masih seputar PDAM, PJU, serta pendidikan yang setiap tahun menjadi harapan masyarakat. Saya yakin usulan ini akan kita perjuangkan dalam APBD agar bisa direalisasikan,” ujar Gasali.

Selain itu, masalah banjir dan genangan air juga banyak disampaikan. Menurut Gasali, wilayah Manggar yang berbatasan langsung dengan pantai membutuhkan perencanaan drainase yang matang. Ia mendorong agar perusahaan di sekitar pesisir ikut membantu dengan membuat akses parit di lingkungannya.

“Kalau air hanya tertuju pada satu titik, pasti terjadi penumpukan. Karena itu, perlu dibuat sodetan drainase agar aliran bisa terbagi, sehingga genangan dapat diminimalisir,” jelasnya.

Gasali juga menyinggung persoalan sampah yang masih menjadi masalah klasik. Menurutnya, kendala bukan semata volume sampah, tetapi kurangnya kesadaran sebagian warga yang membuang sampah sembarangan. “Ini masalah klasik. Kita harap warga lebih peduli menjaga kebersihan, terutama tidak membuang sampah ke sungai. Sampah plastik yang menumpuk di saluran bisa menimbulkan masalah besar,” tegasnya.

Sementara itu, Amirudin selaku Ketua LPM Manggar sekaligus Ketua RT 35, menyampaikan bahwa reses kali ini menjadi momentum penting karena dihadiri banyak tokoh masyarakat, ketua RT, serta sejumlah instansi terkait, seperti Dinas PU, PDAM, Dishub, perwakilan kecamatan dan kelurahan, hingga stakeholder lainnya.

Menurutnya, berbagai persoalan yang disampaikan warga mulai dari banjir, layanan pendidikan, hingga PDAM telah dibahas bersama instansi yang hadir. Ia juga menyoroti masalah sampah yang menjadi keluhan warga, khususnya di RT 35 dan sekitarnya. “Sudah lama penumpukan sampah difokuskan di RT 038 setelah bak sampah di pinggir jalan dibongkar. Kami berharap ada solusi agar masalah ini tidak terus membebani warga di sekitarnya,” ungkap Amirudin.

Ia menambahkan, saat ini DLH telah menyiapkan kontainer di RT 038 yang setiap hari diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Dengan sistem ini, pengelolaan sampah diharapkan lebih tertib dan kebersihan lingkungan tetap terjaga.

Amirudin menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses ini harus terus dikawal agar mendapat perhatian serius dari pemerintah kota. Dengan begitu, hasilnya benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Balikpapan Timur.

(ADV/DPRD Balikpapan)