SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan — Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Yusdiana, memberikan apresiasi terhadap rencana Pemerintah Kota Balikpapan yang akan membangun dua sekolah terpadu pada tahun 2026. Menurutnya, langkah ini menjadi upaya strategis dalam pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas pembelajaran di kota ini, terutama di kawasan yang selama ini kekurangan fasilitas pendidikan.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah kota masih dalam tahap persiapan pembangunan, termasuk pengurusan administrasi dan perencanaan anggaran. Dua sekolah terpadu yang direncanakan akan melayani jenjang pendidikan dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). "Prosesnya memang masih berjalan.
Saat ini sedang dilakukan pengurusan yang berkaitan dengan sekolah terpadu. Anggarannya juga sudah diajukan. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan tidak menemui hambatan ke depannya," ujar Yusdiana saat ditemui pada Senin (21/7/2025).
Rencana pembangunan tersebut menyasar dua wilayah, yakni Balikpapan Selatan dan Balikpapan Utara. Untuk wilayah selatan, pembangunan akan memanfaatkan lahan milik Pemkot yang berada di sekitar kawasan Balikpapan Islamic Center (BIC). Sedangkan untuk wilayah utara, sekolah terpadu akan dibangun di area perumahan Wika, yang menurut Yusdiana, lahannya sudah tersedia dan siap dimanfaatkan.
"Kami bersyukur karena penentuan lokasi ini mendapatkan respons yang sangat baik dari semua pihak terkait. Untuk tahap awal, hal terpenting adalah memastikan ketersediaan lahan," jelasnya.
Lebih lanjut, Yusdiana menyampaikan bahwa kebutuhan sekolah di wilayah Balikpapan Utara saat ini sangat mendesak. Masyarakat di kawasan tersebut masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses fasilitas pendidikan, terutama pada jenjang lanjutan. "Kami menyambut baik rencana ini karena bisa menambah kapasitas sekolah. Warga Balikpapan Utara khususnya akan sangat terbantu. Ini tentu membawa dampak positif dalam jangka panjang," tuturnya.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Balikpapan Utara, Yusdiana menekankan pentingnya realisasi pembangunan sekolah sebagai bagian dari pemerataan pembangunan di semua sektor, termasuk pendidikan. Ia berharap langkah ini bukan hanya memperluas akses, tapi juga mampu meningkatkan mutu pendidikan di masa mendatang.
"Kami sangat berharap agar prosesnya bisa segera ditindaklanjuti. Bukan hanya sekadar bangunan fisik, tapi juga kualitas pendidikan yang lebih baik ke depannya," pungkasnya.
(ADV/DPRD Balikpapan)