SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen Wali Kota Balikpapan dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya melalui program seragam gratis yang terus berlanjut hingga tahun ini. Menurut Alwi, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata dari janji politik yang berhasil diwujudkan, bahkan telah mencakup sekolah swasta.
“Ini sangat luar biasa. Tidak semua daerah di Kalimantan Timur mampu melaksanakan program seperti ini. Balikpapan menjadi salah satu yang konsisten,” ujarnya.
Ia menyebut, hingga kini pemerintah kota telah menyalurkan tiga setel seragam untuk siswa baru, yakni seragam Pramuka, batik, dan putih merah atau putih biru. Subsidi juga diberikan kepada siswa sekolah swasta, yang dinilainya sebagai langkah inklusif yang patut dicontoh. Alwi menambahkan, pendidikan merupakan fondasi utama yang tak boleh diabaikan.

“Pak Wali tadi bilang, kita tidak akan bisa berada di posisi ini tanpa peran pendidikan. Saya pribadi pun bisa jadi Ketua DPRD karena adanya pendidikan,” ungkapnya.
Selain program seragam gratis, Alwi juga mendukung penuh rencana pembangunan sekolah terpadu di kawasan Islamic Center. Menurutnya, Wali Kota telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk pembangunan SMA yang direncanakan mulai 2026. “Setiap tahun akan dianggarkan untuk pembangunan sekolah baru, dan kami di DPRD pasti menyetujui,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pembahasan anggaran pendidikan akan menjadi prioritas dalam sidang DPRD, terutama pada penganggaran murni. Sementara untuk perubahan anggaran, pembangunan sekolah akan sulit dilakukan karena keterbatasan waktu pelaksanaan.
“Skala prioritas kami jelas: pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir. Dan soal pendidikan, DPRD tidak akan menolak. Komitmen kami sejalan dengan visi Wali Kota,” pungkas Alwi Al Qadri.
(ADV/DPRD Balikpapan)