DPRD Kukar Kunjungi DPRD Balikpapan, Bahas Strategi Pengelolaan Anggaran dan Pembangunan

Komisi II DPRD Kukar kunjungan kerja ke DPRD Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Komisi II DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Balikpapan pada Jumat (16/5/2025). Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antar lembaga sekaligus menggali informasi terkait pengelolaan anggaran daerah, khususnya menyangkut pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.

Rombongan Komisi II DPRD Kukar diterima oleh perwakilan dari bagian Humas dan Protokol DPRD Balikpapan, Leni, di Gedung DPRD Kota Balikpapan. Dalam sambutannya, Leni menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut, yang menurutnya menjadi momen penting dalam memperkuat kerja sama serta tukar informasi antardaerah. “Kami menyambut kedatangan dari Komisi II DPRD Kukar. Selain mempererat tali silaturahmi, mereka juga banyak berdiskusi mengenai hal-hal teknis dalam pengelolaan anggaran,” ungkap Leni.

Anggota Komisi II DPRD Kukar, Dayang Marisa, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pihaknya untuk memahami lebih dalam mekanisme pengelolaan keuangan daerah yang diterapkan di Kota Balikpapan. Terutama dalam konteks penyusunan dan implementasi APBD tahun 2025.

“Tujuan utama kami datang ke Balikpapan adalah untuk mempelajari bagaimana sistem anggaran dijalankan, seberapa besar anggaran yang dialokasikan, serta bagaimana realisasi dari anggaran tersebut. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk keperluan di Kukar,” jelasnya.

Menurut Dayang, Balikpapan dipilih karena memiliki kemajuan signifikan dalam pembangunan serta dianggap sebagai salah satu kota dengan pengelolaan anggaran yang efisien di Kalimantan Timur. Ia juga mengungkapkan bahwa Kota Balikpapan dulunya merupakan bagian dari wilayah Kukar sebelum dimekarkan. “Balikpapan ini dulu masih termasuk wilayah Kukar. Tapi sekarang kemajuannya luar biasa, khususnya dalam pembangunan dan tata kelola keuangan. Kami ingin mencontoh hal-hal baik yang sudah diterapkan di sini dan mengadaptasinya di Kukar,” ujarnya.

Meskipun Kutai Kartanegara memiliki wilayah yang lebih luas secara geografis, Dayang menilai pembangunan di Balikpapan lebih tertata dan progresif. Ia berharap pengalaman dari kunjungan ini bisa menjadi inspirasi dalam menyusun strategi pembangunan yang lebih merata di Kukar. “Wilayah Kukar memang besar, tapi kami melihat Balikpapan unggul dalam hal efisiensi anggaran dan pemerataan pembangunan.

Harapannya, apa yang kami pelajari dari sini bisa kami terapkan untuk meningkatkan kualitas pembangunan di daerah kami,” tutupnya. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju peningkatan kolaborasi dan pertukaran wawasan antara DPRD Kukar dan DPRD Balikpapan dalam menciptakan tata kelola keuangan daerah yang lebih efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

(ADV/DPRD Balikpapan/JM)