SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Dalam rangka menjaga toleransi selama bulan Ramadan, Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Jafar Sidik, mengimbau para pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Ia menekankan pentingnya saling menghormati antar sesama, terutama dalam konteks kegiatan ekonomi di ruang publik. "Momentum bulan Ramadan ini adalah kesempatan bagi kita untuk saling menghormati. Bagi umat Islam, Ramadan adalah waktu untuk menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar dan haus dari fajar hingga matahari terbenam," ujar Jafar Sidik.
Sebagai bentuk penghormatan, ia menyarankan agar pedagang, khususnya yang berjualan di pinggir jalan, menggunakan tirai untuk menutup lapak mereka. Hal ini dimaksudkan agar orang yang berpuasa tidak tergoda saat melintas.
"Kita berharap pelaku UMKM bisa memahami ini. Jika berjualan di tempat terbuka, sebaiknya memakai tirai atau pembatas agar aktivitas makan dan minum tidak terlihat jelas oleh orang yang sedang berpuasa," jelasnya.
Jafar Sidik menambahkan bahwa imbauan ini perlu disampaikan secara luas agar para pelaku usaha memahami pentingnya etika berjualan di bulan suci. "Mungkin ada yang belum mengetahui imbauan ini, sehingga perlu disampaikan dengan baik agar tidak terjadi kesalahpahaman," katanya.
Menurutnya, mereka yang memahami makna Ramadan pasti akan lebih bijak dalam berjualan. Namun, ia juga menyadari bahwa aspek ekonomi masyarakat tetap harus diperhatikan. "Bagaimanapun juga, perekonomian harus tetap berjalan.
Pelaku usaha tetap bisa mencari nafkah, tetapi tetap harus menghormati bulan Ramadan dan mereka yang menjalankan ibadah puasa," pungkasnya.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan tercipta suasana yang harmonis antara pelaku usaha dan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, sehingga nilai-nilai toleransi dapat terus terjaga selama bulan Ramadan.
(ADV/J)