SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Masyarakat Balikpapan Timur yang selama ini menginginkan adanya rumah sakit di kawasan mereka kini dapat bernapas lega. Harapan mereka semakin mendekati kenyataan setelah Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, mengungkapkan bahwa proyek pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur akan segera memasuki tahap lelang pada April 2025.
Tahap ini direncanakan berlangsung setelah pelantikan kepala daerah yang baru. Saat ini, proyek tersebut sudah memasuki fase Detail Engineering Design (DED), yang menyajikan gambaran rinci mengenai desain dan teknik pembangunan rumah sakit. Dengan persiapan yang matang, proyek ini siap melangkah ke tahap berikutnya begitu pemerintahan daerah yang baru terbentuk.
Gasali menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan agar proses lelang dapat dilaksanakan pada bulan April 2025, mengingat proyek ini menggunakan skema anggaran tahun jamak (multi-year). “Proyek ini sangat penting bagi masyarakat Balikpapan Timur, dan kami menargetkan lelang segera dilaksanakan pada April 2025,” ujar Gasali, Jumat 24 Januari 2025.
Menurut Gasali, persiapan untuk proyek ini sudah hampir rampung. Semua hal terkait lahan, perencanaan anggaran, serta aspek teknis pembangunan sudah diselesaikan. Kini, yang dibutuhkan hanyalah proses lelang untuk memulai pekerjaan fisik. “Kami hanya tinggal menunggu proses lelang untuk segera memulai pembangunan rumah sakit ini,” tambahnya.
Proyek pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur dipandang sebagai langkah strategis dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di kawasan tersebut. Sebelumnya, masyarakat Balikpapan Timur sebagian besar mengandalkan fasilitas kesehatan swasta yang seringkali kurang memadai.
Rumah sakit yang direncanakan ini akan memiliki lima lantai, dengan kapasitas yang lebih besar untuk menampung pasien. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban fasilitas kesehatan di pusat kota, sekaligus memperbaiki kualitas layanan kesehatan bagi warga setempat.
Gasali juga menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD periode 2019-2024 yang telah berjuang bersama dalam mendukung pembangunan fasilitas kesehatan di wilayah Balikpapan Timur. “Kami berterima kasih kepada rekan-rekan DPRD yang telah mendukung pembangunan fasilitas kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Balikpapan Timur,” ucapnya dengan penuh penghargaan.
Proyek pembangunan rumah sakit ini akan menggunakan anggaran tahun jamak, dengan total biaya yang diperkirakan mencapai Rp 272 miliar. Untuk tahap pertama pada tahun 2025, telah dialokasikan dana sebesar Rp 19 miliar yang akan digunakan untuk memulai konstruksi bangunan.
Gasali menegaskan bahwa proyek ini akan diawasi dengan ketat, memastikan bahwa pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal dan memenuhi target yang telah ditetapkan. “Kami akan memastikan pembangunan rumah sakit ini berjalan lancar dan tepat sasaran, demi memberikan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Balikpapan Timur,” tambah Gasali.
Dengan kehadiran rumah sakit ini, diharapkan masyarakat Balikpapan Timur tidak lagi harus melakukan perjalanan jauh ke pusat kota untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai.
Selain itu, rumah sakit ini juga akan mendukung pemerataan fasilitas kesehatan di Kota Balikpapan, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan akses yang lebih mudah dan cepat untuk mendapatkan pelayanan medis yang dibutuhkan.
(ADV/J)