Fraksi PDI Perjuangan Soroti Pembangunan Industri di Balikpapan

Najib Anggota DPRD baru dari fraksi PDI Perjuangan membacakan Pemandangan umum 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Pada Senin (18/11/2024), Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan ke-27, Masa Sidang I Tahun 2024-2025, digelar di Gedung Parkir Klandasan. Rapat kali ini membahas pemandangan umum yang disampaikan oleh berbagai Fraksi, salah satunya Fraksi PDI Perjuangan.

Dalam kesempatan tersebut, PDI Perjuangan memberikan sorotan khusus terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Pembangunan Industri Kota Balikpapan Tahun 2024-2044.

Perwakilan dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Najib, mengungkapkan pandangannya mengenai peran penting sektor industri dalam mendorong perkembangan ekonomi di daerah ini. Najib menegaskan bahwa sektor industri di Balikpapan saat ini belum berfungsi secara optimal sebagai pendorong utama perekonomian.

“Industri di Balikpapan masih belum mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam peningkatan nilai tambah, penyediaan lapangan pekerjaan yang layak, dan pembentukan daya saing yang kuat,” katanya.

Menurut Fraksi PDI Perjuangan, untuk mewujudkan pembangunan yang lebih optimal, sektor industri di Kota Balikpapan perlu mendapatkan perhatian serius dan pengembangan yang lebih jauh.

Salah satu langkah penting yang disarankan adalah percepatan pembangunan infrastruktur industri yang memadai. “Pemerintah Kota Balikpapan harus segera membangun infrastruktur industri yang memadai agar pemerataan penyebaran industri di seluruh wilayah Balikpapan dapat terwujud.

Kami berharap, dengan adanya infrastruktur yang cukup, tujuan pembangunan industri yang tercantum dalam raperda ini dapat tercapai secara maksimal dan berkesinambungan,” tambah Najib.

Infrastruktur yang solid, menurutnya, akan mendukung perkembangan industri, sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata dan adil. Fraksi PDI Perjuangan juga mengingatkan pentingnya pembangunan kawasan industri yang terarah dan terintegrasi, baik dengan pusat pemerintahan provinsi maupun daerah.

“Melalui raperda ini, kami berharap dapat terwujud kawasan industri yang memiliki daya saing dan mendukung target pembangunan Kota Balikpapan. Raperda ini juga diharapkan menjadi pedoman bagi pemerintah kota, pengusaha industri, serta lembaga terkait dalam melaksanakan program pembangunan industri,” ujar Najib.

Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam proses pengembangan industri di Kota Balikpapan. “Raperda ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan daya saing dan memperkuat keunggulan Kota Balikpapan,” pungkasnya.

Dengan demikian, Fraksi PDI Perjuangan berharap Raperda tentang Pembangunan Industri ini dapat membawa perubahan yang signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan pemerataan pembangunan di Kota Balikpapan.

(ADV/J)