SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fadillah, menggelar reses masa sidang I Tahun 2024/2025 di RT 29, Kelurahan Damai pada Rabu, 13 November 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah warga setempat, yang menjadikannya sebagai momen untuk mempererat silaturahmi sekaligus menampung berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan dan harapan masyarakat di wilayah tersebut.
Fadillah menjelaskan bahwa reses merupakan kesempatan penting untuk mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi dari masyarakat, terutama di Kelurahan Damai. “Melalui reses ini, saya berharap dapat menyerap berbagai aspirasi yang nantinya akan kami perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk solusi yang lebih baik di masa mendatang,” ujarnya dengan penuh semangat.
Beberapa isu yang disampaikan oleh warga antara lain terkait dengan kurangnya perhatian terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal yang dirasa kurang diminati oleh masyarakat. Menurut warga, minimnya fasilitas dan dukungan dari pemerintah membuat UMKM lokal kesulitan berkembang.
Selain itu, banyak warga yang mengeluhkan kurangnya fasilitas Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di sekitar wilayah mereka, yang menyebabkan permasalahan kebersihan dan lingkungan yang kurang terkelola dengan baik. Masalah infrastruktur juga menjadi sorotan utama.
Warga mengungkapkan keluhan mengenai kondisi jalan yang rusak dan berlubang, yang semakin memperburuk kenyamanan dan keselamatan mereka saat beraktivitas. Mereka berharap pemerintah dapat melakukan pengecoran jalan untuk meningkatkan kondisi infrastruktur di wilayah mereka.
Menanggapi keluhan tersebut, Fadillah memastikan bahwa aspirasi warga akan dibawa ke dalam pembahasan dengan OPD terkait. “Saya akan pastikan semua aspirasi yang disampaikan warga menjadi perhatian serius kami. Semoga keluhan ini dapat segera ditindaklanjuti demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Damai,” tuturnya.
Reses ini bukan hanya menjadi ajang untuk menampung aspirasi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat. Harapannya, dengan adanya dialog langsung seperti ini, berbagai permasalahan yang ada dapat segera ditemukan solusinya bersama, demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Kelurahan Damai.
(ADV/J)