Pemkot Balikpapan Diminta Atasi Kemacetan dengan Solusi Jalan Alternatif

Suriani Anggota DPRD Balikpapan periode 2024-2029 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Kemacetan lalu lintas di Balikpapan semakin terasa di berbagai titik, terutama di wilayah Balikpapan Timur. Menanggapi hal ini, anggota DPRD Balikpapan, Suriani, menyoroti pentingnya langkah-langkah strategis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Menurutnya, pembangunan jalan tembus dan solusi lain harus segera dirancang. Suriani menjelaskan, kemacetan tidak hanya terjadi di Balikpapan Timur, tetapi juga di beberapa lokasi lain. Jalan MT Haryono dari arah Damai menuju Balikpapan Baru, kawasan Jalan Jendral Sudirman di depan Balikpapan Super Block (BSB), serta pertigaan Kilometer 5 Jalan Soekarno Hatta sering mengalami kepadatan.

Kemacetan juga kerap terjadi di jalur Grand City menuju Polda, terutama pada sore hari saat jam pulang kerja. Ia menyarankan, selain memperlebar jalan yang ada, Pemkot Balikpapan perlu membangun jalur alternatif untuk mengurai kemacetan. Namun, untuk merealisasikan program tersebut, diperlukan anggaran yang memadai. "Anggaran bisa diusulkan ke pemerintah pusat, mengingat Balikpapan adalah kota penyangga IKN dan beberapa jalannya berstatus jalan nasional," jelas Suriani, Rabu (23/10/2024).

Lebih lanjut, ia menekankan perlunya jalan alternatif yang menghubungkan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman dengan Jalan Soekarno Hatta di Karang Joang, Balikpapan Utara. Selain itu, perlu juga dibangun jalan yang menghubungkan Jalan Mulawarman dengan Jalan Soekarno Hatta di Karang Joang, untuk mengantisipasi kemacetan yang semakin parah, terutama saat jam sibuk.

Suriani juga menegaskan bahwa Kota Balikpapan harus mempersiapkan diri dari berbagai aspek, terutama infrastruktur, mengingat posisinya sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). "Kehadiran IKN semakin dekat, dan Balikpapan harus siap. Salah satunya dengan membangun infrastruktur jalan untuk mengatasi kemacetan," ujarnya.

Ia berharap, upaya Pemkot Balikpapan dalam membangun jalan baru dan jalur alternatif dapat segera terlaksana, terutama di kawasan Balikpapan Timur, agar permasalahan kemacetan dapat teratasi.

(ADV/J)