
BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Adanya isu pungutan yang dilakukan oleh oknum-oknum sekolah beredar di tengah masyarakat dan tentunya sangat meresahkan. Sehingga isu ini tentu sampai ke telinga Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono.
Menurut Budiono, bahwa masyarakat merasa resah dengan adanya sumbangan seperti Dana Kas Sekolah, pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS). Padahal, semua segala kebutuhan siswa atau peserta didik sudah ditanggung oleh pemerintah, melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
"Pihaknya akan melakukan koordinasikan dengan Komisi IV DPRD Kota Balikpapan serta dengan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kota Balikpapan. Sehingga segala keresahan masyarakat bisa terjawab secepatnya," kata Budiono kepada wartawan, Selasa (8/8/2023).
Menurut dia, dari informasi yang diterima oleh pihaknya, bahwa semua itu adalah kegiatan Komite Sekolah, sehingga komite sekolah membebani peserta didik. Pasalnya, tidak semua murid mampu. "Setahu saya, kepala sekolah mana mungkin melakukan ini. Kami akan mendalami permasalahan tersebut," terangnya.
"Untuk sekolah negeri sudah semua difasilitasi mulai dari sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Sehingga tidak ada pungutan biaya lagi. Begitu juga dengan seragam sekolah gratis yang diberikan pemerintah kota Balikpapan," ungkapnya.
Dia menghimbau agar masyarakat bersabar, tentunya pihaknya sebagai wakil rakyat tidak akan tinggal diam melihat persoalan ini. Pihaknya juga akan melakukan Sidak ke sekolah-sekolah.