POPDA 2025: Balikpapan Usung Misi Besar Antar 322 Atlet Raih Prestasi Puncak

Disporapar melepaskan 322 atlet di POPDA 2025

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Semangat tinggi mengiringi keberangkatan kontingen Kota Balikpapan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2025. Menjelang diberangkatkannya rombongan, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) memastikan seluruh persiapan telah rampung, mulai dari kesiapan fisik atlet hingga dukungan sarana latihan.

Jumat (14/11/2025) Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, menegaskan bahwa persiapan tahun ini menjadi salah satu yang paling matang. Ia menyampaikan bahwa para atlet akan dilepas secara resmi pada Sabtu pagi dan kini seluruh rangkaian pembekalan memasuki tahap akhir. Ratih menuturkan bahwa Balikpapan menargetkan prestasi tertinggi setelah dua tahun sebelumnya menempati posisi kedua. “Target kami jelas, Balikpapan harus bisa meraih juara umum tahun ini,” ujarnya dengan optimistis.

Disporapar selama beberapa bulan fokus memperkuat kualitas latihan di seluruh cabang olahraga. Pemerintah menyediakan fasilitas lengkap, termasuk dojo dan ruang pendukung yang digunakan untuk pemusatan latihan. Selain itu, koordinasi intensif dengan seluruh cabang olahraga dilakukan guna memastikan kesiapan teknis dan mental. “Kemarin kami sudah melakukan pertemuan akhir dengan seluruh cabor untuk mematangkan strategi,” jelas Ratih.

Ia menambahkan bahwa pelepasan kontingen menuju PPU akan digelar pada Sabtu. Pelaksanaan POPDA 2025 tersebar di sejumlah daerah. Balikpapan menjadi tuan rumah bagi 15 cabang olahraga yang dipusatkan di Balikpapan Tennis Stadium. Karate dan judo juga dilaksanakan di tempat yang sama. Sementara itu, cabang senam digelar di Samarinda, cabang renang berlangsung di Kutai Kartanegara, dan sisanya dipertandingkan di Penajam Paser Utara.

Seluruh pembagian venue tersebut telah ditetapkan panitia provinsi. Kontingen Balikpapan mengirimkan 322 atlet dari cabang-cabang unggulan. Sejumlah atlet menunjukkan perkembangan positif melalui berbagai ajang pra-kualifikasi sebelumnya. Disporapar juga menggelar program “Balikpapan Juara” untuk meningkatkan kemampuan pelatih dan atlet. “Program itu sangat membantu meningkatkan kualitas pembinaan dan kemampuan teknis atlet,” ujarnya.

Meski sebagian cabang masih memerlukan penguatan, Ratih memastikan pendampingan terus berjalan hingga hari pertandingan. Mengenai bonus atlet, pihaknya masih melakukan perhitungan final sesuai kemampuan keuangan daerah. Dengan persiapan yang matang, Ratih berharap POPDA 2025 menjadi momentum bagi Balikpapan untuk mencapai prestasi puncak dan meraih gelar juara umum.

(ADV/Disporapar Balikpapan)