SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Upaya Kota Balikpapan dalam memperkuat identitasnya sebagai kota tujuan wisata kembali membuahkan hasil manis. Pada ajang Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2025, perwakilan Balikpapan berhasil mengamankan posisi runner-up nasional dan menembus beberapa kategori tiga besar terbaik.
Prestasi ini menambah deretan capaian positif sektor kepariwisataan daerah dalam beberapa tahun terakhir.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting bagi pengembangan promosi wisata daerah. Ia menyebut, pencapaian itu membuktikan bahwa generasi muda Balikpapan mampu bersaing di panggung nasional dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pariwisata kota.
Ratih menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras para finalis yang telah mengharumkan nama Balikpapan. Menurutnya, ini adalah kali pertama Balikpapan mampu menembus posisi puncak dalam pemilihan tingkat nasional. “Prestasi tahun ini luar biasa. Untuk pertama kalinya wakil Balikpapan tampil dan langsung mampu meraih posisi runner-up. Ini kebanggaan yang tidak hanya milik peserta, tetapi seluruh warga kota,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa peran Duta Wisata tidak lagi sebatas representasi lokal. Setelah meraih posisi nasional, para pemenang kini membawa tanggung jawab yang lebih besar, yakni memperkenalkan kekayaan destinasi di Balikpapan sekaligus menjadi wajah promosi pariwisata Kalimantan Timur. Ratih percaya bahwa kiprah mereka dapat membuka peluang lebih luas untuk memperkenalkan potensi daerah kepada publik nasional.
Selain mengapresiasi capaian tahun ini, Ratih juga menyoroti pentingnya evaluasi untuk meningkatkan kesiapan peserta di masa mendatang. Salah satu aspek yang akan diperkuat adalah penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris, mengingat kompetisi tingkat nasional menuntut kemampuan komunikasi lintas daerah. “Minimal peserta harus fasih berbahasa Inggris. Ini menjadi salah satu penilaian penting, terutama jika ingin maju sampai tingkat internasional,” terangnya.
Disporapar juga mulai mempersiapkan perwakilan untuk ajang tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Bali. Dua wakil Balikpapan, Rachsele dan Hayden, yang sebelumnya menjadi juara tingkat provinsi, telah disiapkan untuk menjalani pembinaan, mulai dari penyusunan program kerja, penguatan wawasan kebangsaan, hingga pelatihan komunikasi publik.
Ratih berharap para duta wisata dapat terus membawa nama baik Balikpapan di panggung nasional. “Mudah-mudahan tahun depan kita bisa meraih gelar juara pertama. Yang terpenting mereka terus berkembang, percaya diri, dan membawa energi positif untuk memajukan pariwisata daerah,” tutupnya.
(ADV/Disporapar Balikpapan)