Kebun Raya Balikpapan Disulap Jadi Magnet Wisata Edukasi dan Sentra UMKM Kreatif

Wisata Kebun Raya Balikpapan 

SWARAREPUBLiKA.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat sektor pariwisata berbasis edukasi dan ekonomi kreatif. Salah satu bukti nyatanya adalah transformasi Kebun Raya Balikpapan, yang kini menjelma menjadi ruang hijau multifungsi, tempat rekreasi sekaligus pusat pembelajaran lingkungan dan pemberdayaan pelaku UMKM lokal.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menyebut Kebun Raya kini menjadi destinasi favorit bagi warga dan pelajar.

Selain menawarkan keindahan alam yang menenangkan, kawasan ini juga menjadi sarana edukasi tentang keanekaragaman hayati. “Kebun Raya itu sekarang banyak dikunjungi. Kalau ke sana, mereka bisa melihat berbagai jenis tanaman botani dan belajar mengenainya. Banyak juga yang memanfaatkan kawasan itu untuk camping,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).

Ratih menambahkan, kawasan wisata Meranti, yang berdekatan dengan Kebun Raya, kini berkembang pesat sebagai wadah pelaku UMKM. Setiap akhir pekan, pengunjung dapat menikmati pasar rakyat dan kegiatan senam bersama yang rutin digelar setiap Minggu pagi. “Sekarang di wisata Meranti sudah ada 180 UMKM yang aktif. Mereka menjual aneka produk lokal sambil ikut meramaikan kegiatan senam Minggu pagi,” jelasnya.

Untuk menjaga kualitas, Disporapar menerapkan proses kurasi ketat bagi pelaku usaha yang ingin bergabung. “Kalau ada tambahan UMKM, tentu kami persilakan, tapi tetap dikurasi. Kami ingin yang ikut benar-benar siap dan konsisten, bukan yang hanya sekali-dua kali ikut lalu berhenti,” tegas Ratih.

Sebagai langkah penguatan, pemerintah menyiapkan berbagai program pendukung seperti pelatihan kewirausahaan, pertunjukan seni budaya, hingga kegiatan edukatif di ruang terbuka. Disporapar juga mendorong komunitas dan generasi muda untuk memanfaatkan Kebun Raya sebagai ruang kegiatan kreatif. “Anak muda yang mau buat acara, kami arahkan ke destinasi wisata. Bisa untuk camping, edukasi lingkungan, atau kegiatan komunitas, jadi tidak melulu di hotel,” katanya.

Dengan perpaduan wisata, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi, Wisata Meranti dan Kebun Raya Balikpapan diproyeksikan menjadi ikon wisata berkelanjutan yang merepresentasikan harmoni antara alam, kreativitas, dan kesejahteraan masyarakat.

(ADV/Disporapar Balikpapan)