Dispora Kaltim Dorong Gaya Hidup Sehat Melalui Liga Sepakbola Antar-OPD

Dispora Kaltim gagas turnamen Sepakbola antar OPD

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur menggagas Liga Sepakbola antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai upaya mempererat solidaritas sekaligus mendukung kesehatan pegawai pemerintah. Kompetisi ini resmi dimulai pada Selasa (5/11/2024) dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga non-ASN, dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Liga ini tidak sekadar bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi medium untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat melalui kegiatan fisik. Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman, mengungkapkan bahwa turnamen ini dirancang untuk memotivasi para pegawai agar lebih peduli terhadap kesehatan dan kebugaran tubuh.

“Olahraga adalah elemen penting yang mendukung kesehatan fisik dan mental. Dengan kondisi tubuh yang sehat, produktivitas kerja pun akan meningkat,” ujar Rasman.

Ia menambahkan bahwa olahraga harus menjadi bagian dari kebiasaan harian para pegawai demi menjaga keseimbangan hidup. Selain mengedepankan manfaat kesehatan fisik, Rasman juga menyoroti pentingnya peran olahraga dalam menjaga kesehatan mental.

“Kegiatan fisik membantu merangsang hormon kebahagiaan, yang berkontribusi besar terhadap kestabilan emosional dan kesejahteraan pegawai,” jelasnya.

Dispora Kaltim juga memastikan dukungan fasilitas yang memadai agar program ini dapat berjalan dengan optimal. Rasman mengajak seluruh pegawai pemerintah untuk ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

“Kami ingin menciptakan budaya olahraga di lingkungan kerja, sehingga menjadi kebiasaan positif yang berdampak luas,” tambahnya.

Melalui Liga Sepakbola ini, Dispora berharap dapat memberikan inspirasi tidak hanya bagi pegawai pemerintah, tetapi juga masyarakat luas, terutama anak-anak muda, untuk lebih aktif dalam kegiatan olahraga.

“Kami ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai investasi jangka panjang,” kata Rasman.

Dispora Kaltim optimistis, program ini mampu memberikan dampak positif, baik dalam mempererat hubungan antar pegawai maupun mendorong pola hidup sehat di kalangan masyarakat. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.

(ADV/Dispora Kaltim)