SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan keunggulannya dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara dengan perolehan 2 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Pencapaian ini membuktikan potensi besar para pesilat Kaltim di kancah nasional.
Kepala Bidang Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman, menilai hasil tersebut menjadi landasan kuat untuk mempersiapkan masa depan cabang olahraga pencak silat di wilayahnya. Menurutnya, pembinaan jangka panjang yang sistematis harus menjadi prioritas.
“Beberapa kelas di pencak silat Kaltim memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Pembinaan harus dilakukan terpadu, konsisten, dan berkesinambungan,” ujar Rasman. Ia juga menyoroti pentingnya komitmen para atlet untuk tetap berlatih secara serius demi meraih prestasi lebih tinggi.
Rasman menekankan bahwa Kaltim memiliki waktu cukup panjang untuk mempersiapkan diri menuju PON berikutnya. Ia meminta dukungan dari Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Kaltim agar atlet potensial dapat dilatih secara intensif, mulai dari aspek fisik hingga penguasaan strategi. “Jika pembinaan ini dilakukan sejak sekarang, saya percaya atlet kita tidak hanya mampu bersaing di level nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” tegasnya.
Sebagai bagian dari persiapan, sejumlah pesilat muda telah disiapkan untuk mengikuti Pra-POPNAS di Kendari pada 23 November 2024.
Kejuaraan ini sekaligus menjadi momen untuk menyiapkan generasi penerus yang dapat menggantikan atlet senior di masa depan. “Regenerasi adalah hal yang tidak boleh diabaikan. Tanpa regenerasi, kita akan kesulitan menghadapi tantangan ke depan,” kata Rasman.
Ia juga menyebut bahwa kejuaraan silat lokal yang baru-baru ini digelar telah menghasilkan banyak calon atlet berbakat. Dengan fokus pada pembinaan intensif dan regenerasi, pencak silat Kaltim diharapkan mampu terus mempertahankan dominasinya di kancah olahraga nasional.
Langkah strategis ini juga menjadi kunci agar pencak silat Kaltim semakin diperhitungkan di ajang internasional.
(ADV/Dispora Kaltim)