Raih Perunggu di 200 dan 500 Meter, Sepatu Roda Akui Latihan Tidak Maksimal karena Sewa Lapangan

Kaltim raih Dua perunggu untuk perorangan dan beregu dalam Cabot sepatu roda 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Pelatih sepatu roda Kaltim, Romiansyah ungkap dua perunggu didapatkan Adam untuk perorangan 200 meter, dan beregu 500 DT Adam, Rangga dan Evan. Sempat sebulan penuh berlatih di DKI Jakarta, dengan alasan menyamakan lintasan dengan venue tanding di Kabupaten Pidie, menjadi pukulan terberat.

“Kendalanya adalah karena kita pakai lapangan orang, kan kita nyewa, jadi ada sedikit kendala adalah di waktulah,” tegasnya. Di mana, menurut Romi, ideal latihan meroda adalah 4 jam lebih.

Sedangkan Kaltim hanya mendapatkan jatah 3 jam saja. “Harusnya 4 jam main, atau kita bisa seharian latihan inikan terkendala. Namanya kita di tempat orang, jadi kita dari jam 9-12 saja latihan,” bebernya.

Waktu latihan yang ada dikatakan Romi sangat kurang. Karena DKI Jakarta atau tuan rumah tentu memakai lapangan seharian. “Dia masuk langsung, dari jam 1 siang sampai malam latihan. Kalau kita dikasih waktu hanya beberapa jam saja, kalau arena hampir mirip seperti di venue tanding di Pidie,” imbuhnya.

Menjelaskan detail tempat, lapangan yang disewa oleh Kaltim ini indoor. Sedangkan saat bertanding, venue di Kabupaten Pidie adalah outdoor.

(ADV/Dispora Kaltim)