SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Ribuan jamaah memadati Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center untuk mengikuti Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad sebagai penceramah itu menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat keimanan sekaligus merefleksikan makna hijrah dalam kehidupan sehari-hari.
Sejak pagi, masyarakat dari berbagai penjuru Kota Balikpapan telah berdatangan memenuhi area masjid. Suasana khusyuk menyelimuti jalannya kegiatan yang dipenuhi lantunan doa dan tausiyah, menciptakan semangat kebersamaan dalam menyambut tahun baru Hijriah.
Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad menekankan bahwa hijrah bukan sekadar perpindahan dari satu tahun ke tahun berikutnya, melainkan perubahan sikap menuju kehidupan yang lebih baik. Ia mengajak umat Islam meninggalkan perbuatan yang dilarang Allah SWT, memperbanyak taubat, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kualitas ibadah sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Menurutnya, Tahun Baru Islam menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri dan memperkuat komitmen dalam menjalankan ajaran agama. Dengan semangat hijrah, setiap muslim diharapkan mampu menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi keluarga, lingkungan, maupun masyarakat luas. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat mengikuti Tabligh Akbar.
Ia menilai kehadiran Ustaz Abdul Somad memberikan pesan moral yang sangat relevan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
"Pergantian Tahun Baru Islam hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri. Hijrah adalah proses menjadi pribadi yang lebih ikhlas, lebih peduli terhadap sesama, serta semakin dekat kepada Allah SWT. Semangat inilah yang harus kita bawa dalam menjaga persatuan dan membangun Balikpapan menjadi kota yang aman, damai, dan penuh keberkahan," ujar Rahmad Mas'ud. Sabtu (4/7/2026)
Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong sebagai modal penting dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Balikpapan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas moral dan karakter masyarakatnya. Pemerintah Kota Balikpapan berharap peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi penguat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan semangat hijrah, masyarakat diharapkan semakin kompak, saling peduli, serta berkontribusi menciptakan Balikpapan yang harmonis, sejahtera, dan berkelanjutan.
(ADV/J/Diskominfo Balikpapan)