Percantik Halte, Dishub Balikpapan Dorong Transportasi Lebih Tertib dan Edukatif

Kepala Dinas Perhubungan kota Balikpapan Muhammad Fadli Paturahman

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Perbaikan wajah transportasi publik terus dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub). Salah satu langkah nyata yang kini dijalankan adalah penataan ulang halte angkutan umum di berbagai titik strategis dengan menambahkan identitas nama serta pesan keselamatan bagi masyarakat.

Program ini tidak sekadar menghadirkan perubahan visual, tetapi juga bertujuan meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus menumbuhkan kesadaran berlalu lintas. Halte-halte yang sebelumnya terkesan sederhana kini tampil lebih informatif, dilengkapi stiker imbauan keselamatan hingga ruang yang dapat dimanfaatkan sebagai media iklan.

Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menjelaskan bahwa pembenahan tersebut difokuskan pada halte-halte yang berada di jalur utama kota. Menurutnya, fungsi halte kini terus berkembang seiring kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi yang lebih modern.

“Halte tidak lagi hanya menjadi tempat naik dan turun penumpang, tetapi juga kami dorong menjadi media edukasi melalui pesan-pesan keselamatan yang dipasang,” ujarnya saat ditemui pada Senin (13/4/2026).

Sejumlah halte yang telah mendapat sentuhan pembaruan antara lain Halte B-Connect dan Halte Beller di kawasan Jalan MT Haryono. Selain itu, penataan juga dilakukan di Halte Balikpapan Permai, Halte Nuansa, Halte Samsat Markoni, hingga Halte PNW yang berada di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Fadli menuturkan, penamaan halte menjadi aspek penting dalam pembenahan ini.

Dengan adanya identitas yang jelas, masyarakat diharapkan lebih mudah mengenali titik pemberhentian, sehingga penggunaan transportasi umum menjadi lebih terarah dan efisien.

“Penamaan halte ini membantu pengguna agar tidak lagi bingung saat bepergian. Ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan keteraturan layanan transportasi,” jelasnya.

Selain aspek identitas, Dishub juga menaruh perhatian pada peningkatan disiplin berlalu lintas. Melalui pemasangan pesan keselamatan di halte, diharapkan baik pengemudi maupun penumpang dapat lebih sadar akan pentingnya keselamatan di jalan.

Tidak hanya itu, penambahan ruang iklan pada halte juga menjadi strategi untuk mengoptimalkan fungsi fasilitas publik sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan daerah. Dengan konsep ini, halte tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Fadli menegaskan, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota dalam menghadirkan sistem transportasi yang lebih tertata, modern, dan ramah bagi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat bisa merasakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan semakin tertib di Balikpapan,” tutupnya.

Ke depan, Dishub Balikpapan berencana terus melakukan evaluasi serta pengembangan fasilitas transportasi, termasuk memperluas penataan halte ke lebih banyak titik di seluruh wilayah kota.

(ADV/J/Diskominfo kota Balikpapan)