Jelang Idulfitri, DLH Siapkan Strategi Hadapi Lonjakan Sampah Hingga 800 Ton

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan memproyeksikan lonjakan volume sampah signifikan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Peningkatan tertinggi diperkirakan terjadi pada malam takbiran, saat aktivitas masyarakat meningkat drastis.

Rabu, 25/2/2026), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menyebutkan bahwa selama Ramadan volume sampah justru relatif terkendali. Dari rata-rata harian sekitar 550 ton pada hari biasa, terjadi penurunan sekitar 120 ton berkat optimalisasi pengelolaan di TPS3R, dan ITF.

Dengan kondisi tersebut, sampah yang masuk ke TPA Manggar selama Ramadan berada pada kisaran 380 hingga 400 ton per hari. Namun situasi berbeda diprediksi terjadi menjelang Lebaran. Pada malam takbiran, volume sampah berpotensi melonjak hingga 800 ton dalam satu malam.

"Selama bulan Ramadan, volume sampah yang masuk ke TPA Manggar masih relatif terkendali, berada di kisaran 380 hingga 400 ton per hari. Namun, kami memprediksi akan terjadi lonjakan signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri, khususnya pada malam takbiran, di mana volume sampah berpotensi meningkat hingga 800 ton dalam satu malam. Peningkatan ini dipicu oleh tingginya aktivitas konsumsi masyarakat, baik dari rumah tangga, pusat perbelanjaan, maupun berbagai kegiatan di ruang publik,” ujarnya.

Lonjakan tersebut dipicu meningkatnya aktivitas konsumsi rumah tangga, pusat perbelanjaan, hingga kegiatan masyarakat di ruang publik. Mengantisipasi hal itu, DLH menyiapkan langkah taktis dengan meningkatkan ritase armada pengangkut sampah. Dalam kondisi normal, satu unit kendaraan melakukan dua kali ritase per hari.

Menjelang Idulfitri, ritase dapat ditingkatkan menjadi empat hingga lima kali per unit.

“Kita siapkan kerja ekstra, termasuk lembur bagi petugas kebersihan agar sampah tidak menumpuk,” jelas Sudirman.

DLH memastikan tidak ada pengurangan jam operasional selama Ramadan maupun menjelang Lebaran. Seluruh petugas tetap bekerja sesuai pembagian wilayah di masing-masing kecamatan.

Terkait pasar Ramadan, DLH menilai kontribusinya terhadap lonjakan sampah relatif terkendali karena pengurus pasar telah menyiapkan titik pengumpulan sebelum sampah diangkut ke TPS.

Dengan kesiapsiagaan tersebut, DLH optimistis lonjakan sampah musiman dapat diatasi tanpa mengganggu kebersihan kota. Pemerintah juga mengimbau masyarakat tetap menjaga disiplin dalam membuang dan memilah sampah, khususnya pada momen perayaan Idulfitri.

(ADV/J/Diskominfo kota Balikpapan)