SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan menggelar konferensi pers untuk memaparkan langkah-langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran dan cuaca ekstrem. Lebih dari 300 personel telah disiagakan guna memastikan keselamatan masyarakat selama bulan puasa.
Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap wilayah dengan risiko kebakaran tinggi, terutama di kawasan padat penduduk seperti Balikpapan Barat, Balikpapan Timur, serta beberapa titik di Balikpapan Kota dan Balikpapan Utara.
"Kami telah mempersiapkan segala hal untuk meminimalisir risiko kebakaran selama Ramadan. Koordinasi juga telah dilakukan dengan enam sektor di setiap kecamatan agar kesiapsiagaan tetap terjaga di seluruh wilayah," ujarnya dalam konferensi pers pada Kamis, 6 Maret 2025.
Selain pemetaan wilayah rawan kebakaran, BPBD juga menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), guna memastikan ketersediaan sumber air yang memadai dalam situasi darurat. "Kami mendorong pemanfaatan sumur-sumur milik warga serta dukungan dari perusahaan lokal sebagai cadangan sumber air apabila terjadi kebakaran," tambahnya.
Tidak hanya fokus pada kawasan padat penduduk, BPBD juga memberikan perhatian khusus terhadap gedung-gedung tinggi. Untuk mengatasi kebakaran di gedung bertingkat, BPBD mengandalkan satu unit mobil tangga dengan ketinggian 32 meter. Namun, saat ini kendaraan tersebut tengah dalam perbaikan pada bagian hidroliknya agar dapat berfungsi optimal ketika dibutuhkan.
"Kami juga rutin mengecek kondisi hidran di gedung-gedung tinggi agar siap digunakan dalam keadaan darurat," lanjut Usman. Selain ancaman kebakaran, BPBD juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi menjelang musim kemarau.
Langkah-langkah mitigasi telah disusun guna mengantisipasi dampak cuaca yang dapat memperburuk risiko kebakaran. Dengan berbagai persiapan ini, BPBD Balikpapan berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman, tanpa gangguan dari bencana kebakaran maupun cuaca ekstrem.
(ADV/Diskominfo/J)