SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Upaya meningkatkan mutu pelayanan di Puskesmas Manggar Baru dilakukan dengan menerapkan pengukuran kinerja berbasis Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) yang dilaksanakan secara berkala. Hal tersebut diungkapkan Plt Kepala Puskesmas Manggar Baru, Sri Winarti, saat ditemui Rabu (26/11/2025).
Sri Winarti menjelaskan bahwa SPM menjadi indikator utama dalam melihat capaian pelayanan puskesmas setiap bulan. “Ada 12 indikator SPM yang kami laporkan setiap bulan. Dari situ terlihat bagaimana capaian layanan dan apa yang perlu ditingkatkan,” paparnya.
Selain laporan bulanan SPM, evaluasi tahunan dilakukan melalui PKP. PKP disusun setiap enam bulan hingga satu tahun untuk memberikan gambaran menyeluruh terhadap kualitas layanan, tata kelola, hingga kinerja program kesehatan. “PKP itu hampir sama dengan SPM, tapi ada komponen tambahan yang penilaiannya lebih detail,” ujarnya.
Menurut Sri, evaluasi tersebut bukan hanya formalitas, tetapi menjadi dasar dalam menetapkan kebijakan perbaikan layanan khususnya yang ada dipuskesmas Manggar Baru Balikpapan Timur. Data SPM membantu puskesmas melihat capaian teknis layanan kesehatan, sementara PKP memberikan gambaran manajerial secara lebih luas. Evaluasi ini juga terhubung dengan audit internal, sehingga hasil audit dapat digunakan sebagai bahan perbaikan dan tindak lanjut.
“Audit internal menjadi pendukung untuk melihat bagian mana yang perlu dibenahi agar capaian SPM dan PKP lebih baik,” jelasnya.
Sri Winarti berharap dengan sistem evaluasi yang terstruktur, mutu pelayanan Puskesmas Manggar Baru terus meningkat setiap tahun. “Harapan kami, masyarakat bisa merasakan pelayanan yang semakin baik dari waktu ke waktu karena semuanya kami lakukan berbasis data dan standar,” pungkasnya.
(ADV/Puskesmas)